BANDA ACEH – Juru Bicara KPA Wilayah Lhok Tapak Tuan, Syahrial, menepis isu yang dihembuskan pihak tertentu untuk mengucilkan barat selatan Aceh. Dia juga mengungkapkan adanya upaya-upaya dari sekelompok orang yang mendiskreditkan Partai Aceh di daerah tersebut.

“Seakan-akan masyarakat barat selatan sangat tidak mendukung calon gubernur yang diusung oleh Partai Aceh yaitu Mualem (Muzakir Manaf-red). Seolah-olah barat selatan sudah dikuasai oleh salah satu calon gubernur yang bukan dari Partai Aceh,” kata Syahrial, yang juga Korwil Wareh Mualem, kepada portalsatu.com, Rabu, 20 April 2016 dinihari.

Padahal, kata dia, Pilgub yang lalu terbukti pasangan ZIKIR menang di barat selatan. Sementara Irwandi Yusuf yang berpasangan dengan putra Aceh Selatan, Muhyan Yunan kalah.

“Bahkan di kampungnya sendiri (Muhyan) suara ZIKIR unggul. Artinya masyarakat barat selatan punya prinsip dalam menentukan pilihan,” katanya.

Dia mengatakan masyarakat barat selatan sangat menghargai sebuah perjuangan. Apalagi tim pemenangan Mualem, baik itu Rakan Mualem, Rakan Muda Mualem, Gardu Mualem, Wareeh Mualem dan juga KPA/PA terus menggalang dukungan sampai ke desa-desa.

“Ini sangat luar biasa, masyarakat barat selatan tahu bahwa peuraho Aceh hana dua, han mungken geujak ek peuraho boco, atawa moto droe na keupeu ta ek moto rental,” ujarnya.

Syahrial mengakui isu dan propaganda negatif tetap dihembuskan jelang tahun politik. Namun menurutnya masyarakat Aceh tidak bodoh. Dia turut mencontohkan kondisi politik di Aceh Singkil dan Subulussalaam. “Partai Aceh mendapat kursi di DPRK padahal banyak yang mengatakan bahwa di Subulussalam-Singkil wilayahnya Irwandi Yusuf, tapi buktinya PNA tidak mendapat kursi di DPRK. Dan sekarang dukungan masyarakat Subulussalam dan Singkil terhadap Mualem sangat luar biasa. Mereka bertekad memenangkan Mualem pada Pilgub 2017 nanti,” katanya.[](bna)