BANDA ACEH – Pertarungan meraih kursi kepemimpinan di tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banda Aceh semakin menarik. Setidaknya sudah empat kandidat bakal calon ketua organisasi kepemudaan tersebut muncul dan bakal bertarung di ajang Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Kota Banda Aceh pada April 2016 mendatang.

Para bakal calon Ketua KNPI Banda Aceh tersebut adalah Muhammad Syarif, S.HI,. M.H (birokrat muda), Afdal, ST (pengusaha muda), Irwansyah, ST (politisi), dan Danil A Wahab (politisi).

Muhammad Syarif adalah salah satu bakal calon Ketua KNPI Banda Aceh yang disebut-sebut telah mendapat dukungan dari sejumlah organisasi kepemudaan yang ada di kota tersebut. Juru Bicara Tim Pemenangan Bung Syarif, Rahmad al-Jumhar, bahkan mengatakan bakal calon yang diusungnya telah didukung oleh 17 OKP dan 3 PK.

“Sosok Bung Syarif layak memimpin DPD KNPI Kota Banda Aceh ke depan pasca berakhirnya kepemimpinan Hasnanda Putra, ST, MT,” ujar Rahmat yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Iskada Kota Banda Aceh kepada portalsatu.com, Minggu, 3 Januari 2015.

Rahmad mengatakan Bung Syarif selama ini dikenal sebagai salah satu motor penggerak reformasi birokrasi di jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh. Menurutnya sosok ini dinilai telah banyak melahirkan karya besar di bidang tata kelola pemerintahan daerah. 

“Ia dikenal sebangai sosok pemuda cerdas, energik dan religius,” katanya.

Alumni TANNASDA Angkatan I/LEMHANAS Pemuda ini juga dinilai mampu menyatukan potensi pemuda di Kota Banda Aceh. Menurut Rahmat, kiprahnya Bung Syarif di bidang kepemudaan sudah tidak diragukan lagi. 

“Di kalangan Pemko Banda Aceh ia dikenal dengan sebutan Prof Syarif. Dosen LP3I Banda Aceh ini diyakini mampu mewarnai KNPI Banda Aceh menjadi salah satu icon nasional,” ujarnya.

Rahmat turut menjabarkan latarbelakang organisasi pemuda kelahiran Meukek, 18 Januari 1980 ini. Diantaranya adalah dua periode menjadi Ketua Remaja Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, dua periode sebagai Sekum PW ISKADA dan mantan Pengurus HMI Kota Banda Aceh. 

“Ini menjadi modal awal dalam membawa perubahan kepemudaan ke depan. Semoga beumeuhase,” kata Rahmad.[](bna)