ISTANBUL – Ikatan Masyarakat Aceh-Turki (IKAMAT) akan memperingati 14 tahun Tsunami Aceh, di Istanbul, Turki, Jumat, 28 Desember 2018 mendatang.
Ketua panitia, Muhammad Haykal, mengatakan acara inti dari Peringatan 14 Tahun Tsunami adalah diskusi 'Refleksi 14 Tahun Tsunami Aceh'.
“Diskusi ini akan dihadiri pakar dan ahli sejarah Kesultanan Aceh Darussalam yang juga saat ini bertugas sebagai dosen Sosiologi Agama di Ibn Haldun University, Dr. Mehmet Özay. Kedua, Fotografer profesional yang turut meliputi konflik Bosnia Co?kun Aral, di mana saat konflik Aceh dulu ia pernah berusaha memasuki Aceh untuk meliput konflik dari dalam namun ‘gagal’. Lalu turut dihadiri juga Hüseyin Can merupakan sekretaris umum Türk K?z?lay? (Palang Merah Turki), dan Osman Atalay, anggota dewan pembina IHH,” kata Haykal, Rabu, 26 Desember 2018.
Direncanakan, acara yang akan diselenggarakan di Kampus Fatih Sultan Mehmet University ini akan dibuka Herry Sudrajat, Konsulat Jendral Republik Indonesia di Istanbul serta Rektor Universitas Fatih Sultan Mehmet Prof. Dr. Fahameddin Ba?ar.
Menurut Haykal, acara ini juga akan mengangkat tema ‘Terima Kasih Turki’. “Dan yang ingin dicapai dari tema ini adalah, masyarakat/mahasiswa Aceh di Turki mewakili seluruh masyarakat Aceh ingin mengucapkan terima kasih secara simbolis kepada seluruh elemen masyarakat Turki, khususnya kepada NGO (Non-Governmental Organization) Turki yang telah datang membatu Aceh pascatsunami,” katanya.
“Kita sadar betul akan hubungan Aceh-Turki beraba-abad silam, dan tsunami pada 2004 lalu telah menjadi sebuah wasilah untuk merekonstruksi kembali hubungan tersebut. Oleh sebab itu, pada acara tersebut kita turut mengundang perwakilan dari NGO-NGO Turki yang pernah datang ke Aceh untuk diserahkan hadiah sebagai simbol ucapan terima kasih dari masyarakat Aceh,” kata Haykal.
IKAMAT telah menyebar surat undangan ke beberapa institusi baik pemerintah maupun non-pemerintah di Turki dan kepada organisasi kemitraan mahasiswa Indonesia di Turki. Diharapakan acara peringatan 14 tahun tsunami tersebut akan dihadiri banyak kalangan.
Plt. Ketua IKAMAT, Taufiq Kurniawan, berharap dengan adanya acara peringatan tsunami ini, “Kita akan lebih sering lagi bermuhasabah diri, untuk mengingat akan kematian.
“Acara peringatan Tsunami ini juga bentuk kepedulian warga IKAMAT kepada para syuhada yang telah berpulang ke rahmatullah saat bencana dahsyat 14 tahun lalu yang melanda Nanggroe tercinta Aceh Darussalam, semoga kita selalu berada dibawah lindungan Allah SWT,” kata Taufiq yang juga mahasiswa pascasarjana.[](rel)



