ACEH BARAT – Jumlah bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang mengurus surat kesehatan jasmani dan rohani serta bebas narkotika di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, mencapai ratusan.
Hal itu diungkap Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD CND Meulaboh, dr. Eman Tuahta Surbakti, kepada portalsatu.com/, Senin, 2 Juli 2018, siang.
Menurut Surbakti, membludaknya jumlah Bacaleg yang memeriksa kesehatan jasmani dan rohani serta bebas narkoba di RS tersebut karena yang ikut pemeriksaan tidak hanya Bacaleg dari wilayah Aceh Barat saja, tapi juga dari Nagan Raya.
“Karena RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya bukan merupakan RS rujukan regional terakreditasi. Makanya lari ke kita semua. Makanya membludak,” sebut Eman.
Dia mengatakan, untuk biaya pemeriksaan jasmani dan rohani serta bebas narkoba di RS tersebut mencapai Rp150 hingga Rp248 ribu. “Medical check up kan tidak diklaim oleh BPJS. Itu biayanya masuk ke rumah sakit. Bukan PAD, kita kan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sekarang,” ucapnya.
'Dengan rincian, untuk biaya Rp248 ribu narkoba, untuk kesehatan jiwa Rp150 ribu. Untuk loket umum Rp30 ribu, dan untuk surat keterangan kesehatan sekitar Rp35 ribu,” sebutnya.
Ditanya apakah ada dari Bacaleg yang tidak dikeluarkan surat keterangan karena terindikasi positif narkoba, dia menjawab belum mendapat laporan mengenai hal tersebut.
“Belum ada laporan, apalagi sifatnya agak rahasia. Secara otomatis kalau positif narkoba, berkasnya 'kan tidak lewat,” ujar dia.[]



