SUBULUSSALAM — Petani kelapa sawit sedang diselimuti rasa bahagia menyusul naiknya harga tandan buah segar (TBS) menjadi Rp1.400 perkilogram di tingkat petani dari sebelumnya Rp1.300 perkilogram sejak sepekan terakhir.

Konon lagi, selama ini petani mengeluh akibat harga kelapa sawit bertahan pada angka Rp1.200-Rp1.300 perkilogram di tingkat petani dalam beberapa bulan terakhir.

“Alhamdulillah, harga Rp1.400 perkilogram di tingkat petani sudah lumayan. Semoga TBS pekan depan kembali naik,” kata petani sawit asal Desa Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Rahmin, kepada portalsatu.com, Senin, 9 Oktober 2017.

Kenaikan ini memberi motivasi bagi petani merawat kebun untuk meningkatkan produksi buah, sehingga menambah pendapatan petani mengingat TBS sedang naik.

“Kondisi perekonomian petani sangat tergantung harga TBS, jika sawit naik, alhamdulillah ekonomi membaik,” ungkapnya.

Rahmin menyebutkan, kondisi perekonomian petani sempat terancam saat harga TBS anjlok pada Juli 2017 lalu. Harga sawit berkisar antara Rp1.050 sampai Rp1.100/kg di tingkat petani pada Juli lalu.

“Itu masa-masa sulit yang sering kami alami. Walau sedang murah, kebun harus dirawat juga karena itu sumber mata pencarian untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Afdal salah seorang petani lainnya mengaku sangat bahagia menyusul harga TBS berangsur naik menjadi Rp1.400 per kilogram.  Angka ini diharapkan bisa bertahan lama hingga Desember mendatang.

“Januari lalu harga TBS Rp1.500 perkilogram di tingkat petani. Harapan kami semoga TBS kembali pada angka Rp1.500 perkilogram,” ungkapnya.

Menurutnya, harga Rp1.400 per kilogram saat ini belum ideal jika melihat harga kebutuhan pokok dan mahalnya biaya pupuk untuk perawatan kebun. Sejatinya harga Rp1.700/kg di tingkat petani menjadi titik aman bagi petani.

“Jika harga TBS mencapai Rp1.700 per kilogram itu baru berada pada titik aman bagi petani. Karena harga barang sekarang mahal, termasuk pupuk, mahal sekarang. Namun harga sekarang harus tetap kami syukuri, karena sudah lumayan dibandingkan sebelumnya,” katanya.[]