LHOKSEUMAWE – Ketua Kadin Aceh Utara Teuku Asmoni Alwi berharap BUMN yang menangani megaproyek di Aceh agar berbagi ilmu kepada para pengusaha lokal. Misalnya, BUMN yang tengah membangun Bendungan Keureuto di Aceh Utara.

“Kita ingin profesionalitas yang mereka miliki ditularkan kepada pengusaha lokal melalui bimbingan dan pembinaan, sehingga selain memperoleh keuntungan dari pekerjaan yang disubkan dari BUMN itu, pengusaha lokal juga mendapat ilmu. Tentu saja nilai ilmu itu sangat mahal, tidak bisa diukur dengan materi,” kata Teuku Asmoni alias Moni kepada portalsatu.com, Sabtu, 28 Mei 2016.

Moni menyebut ilmu yang diperoleh dari BUMN tersebut akan sangat bermanfaat bagi pengusaha lokal di masa mendatang dalam mengerjakan proyek-proyek fisik di daerahnya. “Karena kegiatan usaha konstruksi ini terus berkembang dan semakin maju, sehingga tuntutan profesionalitas juga menjadi tantangan yang harus kita sikapi dengan langkah nyata,” ujarnya.

“Kita tahu selama ini BUMN yang mengerjakan Bendungan Keureuto ikut melibatkan beberapa pengusaha lokal. Begitu juga BUMN yang menangani proyek-proyek besar lainnya. Karena itu, kita harapkan bimbingan dari mereka agar pengusaha lokal menjadi pengusaha yang tangguh. Jadi, ada keuntungan yang abadi yaitu ilmu sebagai kontraktor, ada progres yang bagus. Ada sesuatu yang sifatnya ilmu pengetahuan, dan belajar kepada yang lebih besar itu keniscayaan,” kata Moni.[] (idg)