BLANGKEJEREN – Tim Dinas Pendidikan mulai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sekolah-sekolah di Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan itu menindaklanjuti permintaan Wakil Bupati H. Said Sani agar Kadis Pendidikan mengevaluasi sekolah dan mengganti kepala sekolah (Kepsek) yang kinerjanya dinilai tidak becus meskipun saudara Wabup, Sekda dan Bupati.

Kasimuddin, Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, Senin, 15 Februari 2021, mengatakan pihaknya sedang menindaklanjuti apa yang diperintahkan Wakil Bupati saat rapat koordinasi di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Senin, 8 Februari 2021.

“Saat ini saya sedang cek kebenaran Kepsek yang dianggap bermasalah. Hari ini saya sudah mulai Sidak ke beberapa sekolah. Menyangkut daftar nama Kepsek yang akan diganti, tentu ini langkah selanjutnya yang akan kita tempuh,” kata Kasimuddin melalui pesan WhatsApp saat ditanya apakah Dinas Pendidikan sudah mengirimkan nama-nama Kepsek yang dianggap “tidak becus” kepada Bupati dan Wakil Bupati atau belum.

Hasil pengecekan Kadis Pendidikan di lapangan, ditemukan adanya Kepsek yang tidak masuk kerja sebagaimana mestinya. “Ada ditemukan Kepsek tidak masuk, ini baru sampel. Saya tidak memaparkan sekolah mana saja yang sudah kita Sidak, karena namanya Sidak kan sifatnya rahasia,” katanya.

Salah satu sekolah yang dia Sidak hari ini (Senin), SDN 4 Blangjeranggo. Kadis Pendidikan turut mengirimkan fotonya bersama dewan guru sekolah itu.

Kasimuddin memperkirakan laporan berisi nama-nama Kepsek diduga bermasalah atau tidak becus selesai dia susun di akhir Februari 2021. Kemudian baru diserahkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues untuk proses selanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani memerintahkan Kadis Pendidikan agar mengevaluasi sekolah, dan Kepsek yang kinerjanya tidak becus agar segera diganti meskipun saudara Sekda, Wabup dan Bupati.

Pernyataan itu disampaikan Said Sani saat Rapat Koordinasi Pendidikan Kabupaten Gayo Lues, Senin, 8 Februari 2021, di Aula Kantor Dinas Pendidikan. Rakor itu dihadir Sekda Ir. Rasyidin Porang, Ketua MPD Jamaludin Ilyas, Ketua Komisi D DPRK, Kepsek dan pejabat Dinas Pendidikan Gayo Lues seperti Wardana S.Pd., Kabid Dikdas, dan Kabid Sarana dan Prasarana.

“Kepala Dinas Pendidikan baru harus segera melakukan evaluasi terhadap seluruh sekolah. Kami sering menerima laporan bahwa di sekolah sering tidak belajar, sering tidak ada guru dan sering kepala sekolahnya tidak hadir. (Evaluasi) ini harus disegerakan. Kepala sekolah tidak boleh main-main,” katanya.

“Meskipun kepala sekolahnya saudara Sekda, saudara Wakil Bupati ataupun saudara Bupati, kalau memang tidak becus bekerja harus segera diberhentikan. Karena ketika salah menempatkan orang satu hari di dunia pendidikan, maka akan salah seumur hidup,” tegas Said Sani.[]