SIGLI Kepala Kejaksaan Negeri Pidie Efendi, S.H., M.H., menginginkan para kepala sekolah (kepsek) di kabupaten ini menjadi agen perubahan.
“Anda harus menjadi orang-orang yang menularkan hal-hal baik bagi masyarakat,” kata Efendi saat sosialisasi pilkada damai di Aula SMK 2 Sigli, Selasa, 7 Februari 2017.
Sosialisasi diselenggarakan Kejaksaan Negeri Pidie itu diikuti lebih 400 kepsek mulai jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Pidie Murthalamuddin, Kasi Intel Kejari Pidie Sayed Muhammad dan sejumlah staf Kejari.
Kepala sekolah tidak boleh apatis mendorong teraelenggaranya pilkada yang damai dan berkualitas, ujar Efendi.
Efendi menyebut pilkada merupakan pesta demokrasi. Seharusnya pesta itu menyenangkan, bukan malah menakutkan karena berbagai gangguan.
Kajari Pidie itu juga meminta agar kepsek menjadi corong perdamaian. Demokrasi harus menjadi ajang untuk menghasilkan kepemimpinan yang mendukung pembangunan dan kejayaan bangsa Indonesia, ujarnya.
Efendi berharap kepsek juga menjadi ujung tombak perubahan ke arah lebih baik. Kepsek harus menjadi teladan dalam masyarkat termasuk mendidik warga berdemokrasi yang sehat. Jangan sampai pilkada hanya menjadi ajang eforia sesaat yang merugikan daerah dalam jangka panjang.
Jadilah bapak ibu sebagai agent of change bagi bangsa ini, ujar Efendi.
Kadis Pendidikan Pidie Murthalamuddin menyambut baik kegiatan tersebut. “Selama ini kita intens bekerja sama dalam program Jaksa Saweu Sikula (JSS). Semoga ke depan akan banyak pihak mendukung pendidikan Pidie yang lebih maju, katanya.
Murthalamuddin berharap kegiatan seperti ini diharapkan menambah pengetahuan kepsek dan guru untuk pendidikan yang lebih bersih dan berintegritas.[](rel)




