Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaKamera Digital Perekaman...

Kamera Digital Perekaman e-KTP Disdukcapil Aceh Utara Raib Dicuri

LHOKSUKON – Satu unit kamera digital merk Canon tipe EOS 1100D dan sebuah power amplifier wireles tipe Krezt Hdt Portable PA HDT 9909 milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Utara, yang berada di Gampong Hueng, Kecamatan Tanah Luas, raib dicuri maling. Kehilangan itu baru diketahui saat petugas operator hendak melakukan perekaman e-KTP, Rabu, 9 Januari 2019, sekitar pukul 09.15 WIB.

Kapolres Aceh Utara AKPB Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Tanah Luas AKP Nurmansyah kepada portalsatu.com menyebutkan, kasus dugaan pencurian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Tanah Luas oleh Kasi Identitas Kependudukan, M. Yusuf Yahya, 57 tahun, warga Gampong Teumpok Teungoh, Lhokseumawe.

“Kejadian itu diperkirakan terjadi antara pukul 20.00 WIB (Selasa) sampai pukul 08.00 WIB (Rabu). Kasus itu dilaporkan ke Polsek pukul 10.40 WIB tadi. Akibat kehilangan itu, kerugian materi ditaksir sebesar Rp 17 juta,” ujar Nurmansyah.

Disebutkan, Tim Inafis dari Satuan Reskrim Polres Aceh Utara sudah turun ke lokasi melakukan olah TKP. Kasus itu masih dalam tahap penyelidikan.

“Pukul 09.15 WIB, petugas operator Agus, 20 tahun, warga Lhokseumawe hendak melakukan perekaman e-KTP. Saat itu ia melihat kamera dan power amplifier telah hilang dari tempatnya. Agus langsung menghubungi atasannya, M. Yusuf Yahya yang kemudian melaporkan ke Polsek. Terkait kasus ini kita sudah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk penjaga malam. Masih dalam penyelidikan, termasuk modus operandinya,” pungkas AKP Nurmansyah.[]

Baca juga: