Dari mana kan kau buka lembarannya?
awal dan akhir penuh cerita, entah itu dusta atau pesona.
Kata Rumi, kau ambil si cinta,
bagiku Pemiliknya.

Dengan apa kau terjemahkan gairah itu?
Rindu yang lelah atau dada yang takjub.
Kata Sa'di, kesedihan adalah ramuan dari cintamu.

Adakah kau menemukan arahnya?
agar dapat kau pandang dan kau sentuh dengan jemarimu yang putih.
Kata Iqbal, cinta ada di Tmur dan Barat

Masihkah  ingin kau reguh makna cinta?
yang dengannya engkau memandang.
Kata Gibran, cinta dapat menyembunyikan luka, atau bahkan menyembuhkannya.

Kini silakan tempuh jalannya
dari cinta eksotik, platonis atau falsafi.
Tapi Nabi Mulia berpesan, semua jubah cinta itu akan musnah kecuali yang dibasuh dalam cahya WajahNya.[]

Taufik Sentana
Peminat sastra sufistik