MEDAN – Diduga akibat ombak besar, Kapal tongkang KM Jaya Kita GT 100 kandas di pantai Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Kapal memuat barang ilegal yakni 700 bal pakaian bekas. Sedangkan awak kapal kabur saat kapal kandas, Rabu (10/2/2016).

Danlantamal 1 Laksamana Pertama (Laksma) Yudo Margono mengatakan, penangkapan kapal tersebut berawal dari informasi kapal kandas di perairan Desa Kuala Perak, Kecamatan Sungai Raya, Kabuparen Aceh Timur yang diterima Pos AL Langsa.

Menindaklanjuti informasi itu, tim gabungan TNI AL, Polairud dan Koramil Sungai Raya, melakukan pencarian. “Saat ditemukan, kondisi kapal dalam keadaan kandas dan buritan kapal dalam kondisi rusak (bocor). ABK-nya juga tidak ditemukan,” ujar Yudo.

Warga sekitar yang mengetahui ada kapal kandas yang ditinggal awaknya langsung menjarah sebagian pakaian bekas yang ada di Kapal. Tim gabungan lalu koordinasi dengan Bea Cukai terkait 700 bal pakaian bekas itu.

Diduga kapal tersebut merapat ke Aceh untuk menuju Kabupaten Langkat, Sumatera Utara karena kawasan Tanjung Balai dan Asahan, Sumut, dijaga ketat petugas pasca bentrokan dengan aparat.

“Jadi sebagian dari mereka (penyelundup) mencari tempat yang aman untuk menurunkan pakaian bekas itu, seperti Langkat. Ini sudah menjadi modus mereka untuk menyelundupkan pakaian bekas untuk disebar ke Sumut. Kami komit memberantas segala bentuk penyelundupan,” tegas Yudo.[] sumber: okezone.com