SUBULUSSALAM – Pembangunan jalan tembus Sultan Daulat, Kota Subulussalam menuju Kutacane, Aceh Tenggara akan dimulai tahun 2017 ini. Pemerintah setempat mengalokasikan dana senilai Rp5 miliar bersumber dari Otsus 2017.

“Tahun ini pembangunan jalan tembus Gelombang, Sultan Daulat menuju Muara Situlen, Aceh Tenggara akan dimulai,” kata Wakil Wali Kota Subulussalam Drs. Salmaza, M.A.P., kepada portalsatu.com, Jumat, 7 April 2017.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Subulussalam ini mengatakan, pembangunan jalan tembus akan dilaksanakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Pihak Kecamatan Sultan Daulat bersama TNI sudah melakukan survei ke lapangan mulai dari Gelombang sampai Kutacane.

“Tim survei sudah turun, masuk dari Sultan Daulat hingga ke Aceh Tenggara. Tadi Pak Danramil dan camat menjemput mereka ke Kutacane,” kata Salmaza.

Ia mengatakan dengan terbukanya akses tersebut akan mempersingkat jarak tempuh Subulussalam menuju Aceh Tenggara yang selama ini harus melewati tiga kabupaten wilayah Sumatera Utara mulai dari Kabupaten Pakpak Bharat, Dairi dan Tanah Karo.

“Subulussalam dan Aceh Tenggara bertetangga tapi harus melewati wilayah Sumut memakan waktu sampai enam jam perjalanan,” ujar Salmaza.

Namun setelah akses ini terbuka, kata Salmaza, jarak tempuh dari Sultan Daulat menuju Kutacane atau sebaliknya menjadi lebih dekat atau sekitar dua jam perjalanan.

“Ini manfaatnya tidak hanya bagi Subulussalam, tapi juga masyarakat wilayah pantai barat selatan yang ingin menuju Aceh Tenggara. Karena jarak tempuh semakin dekat,” katanya.[]