BLANGKEJEREN – Masyarakat yang tinggal di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues masih terisolir pasca bencana banjir dan tanah longsor, Ribuan warga yang tinggal di Kecamatan tersebut terpaksa mencari beras keluar Kecamatam dengan menempuh waktu hingga dua hari.
Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd, M.Si., Jum’at 12 Desember 2025, mengatakan jalan yang amblas dan longsor menuju Kecamatam Pining sangat banyak, dan hingga hari ini masih belum bisa ditembus menggunakan kendaraan roda Dua.
“Untuk mengantar beras ke Kecamatan Pining, saat ini sudah diantar kesana oleh anggota Danyon sebanyak 370 Kg, beras ini diprioritaskan akan dibagikan kepada warga yang belum pernah mendapatkan bantuan,” katanya.
Selain akses jalan terputus, listrik di Kecamatan Pining juga padam 24 jam, dan saat ini, PLN sudah mendatangkan petugas dari luar daerah untuk membantu melakukan perbaikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues Chairuddin Kasiman, mengatakan hari ini ada Tiga alat berat yang bekerja membersihkan longsor dan mebuat jalan baru yang amblas agar jalan ke Kecamatan Pining segera bisa dilalui.
“Dua alat berat bekerja dari arah Gayo Lues menuju Kecamatan Pining, dan Satu alat berat bekerja dari arah Pining ke Gayo Lues,” katanya.
Jika cuaca bersahabat dan alat berat bisa bekerja maksimal, Kepala Dinas PUPR Gayo Lues mengatakan dalam waktu Dua hari ini, akses jalan menuju Kecamatan Pining.[]




