SUBULUSSALAM – Kapolres Aceh Singkil AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. menegaskan, pihaknya tidak main-main dengan narkoba. Termasuk jika ada anggota yang terindikasi menyalahgunakan narkoba, akan diberikan sanksi tegas, tanpa terkecuali.

Hal tersebut disampaikan Ridwan saat diskusi Pekat Kedde Kopi (Saweu Keude Kupi) di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jalan Malikussaleh, Kecamatan Simpang Kiri, Rabu 23 Maret 2016.

“Bahkan sampai saat ini, kami sudah memberikan sanksi kepada anggota yang terindikasi menyalahgunakan narkoba, dua ditahan di Lembaga Pemasyrakatan Aceh Singkil (LP), empat sedang diproses, dan lima akan direkomendasi pemecatan kepada Kapolda Aceh,” katanya.

Ia berharap masyarakat menginformasikan jika mengetahui ada penyalahgunaan narkoba sebab pemberantasan narkoba sudah menjadi tanggung jawab bersama. “Ini tugas kita bersama, kalau ada info, tolong sampaikan ke saya,” katanya.

Muhammad Ridwan berharap semua pihak harus sepakat membasmi narkoba, mulai dari eksekutif, legislatif, masyarakat, serta keluarga.

Dalam diskusi itu Kapolres juga keberhasilan jajaran Polres Aceh Singkil menggulung kasus curanmor, illegal fishingillegal logging, kasus narkoba, dan lainnya.

Kapolres yakin komunikasi yang terjalin baik dengan ma­sya­rakat dapat mengatasi permasalahan kamtibmas. Untuk itu, pihaknya telah menyiagakan polisi patroli malam dan siap menerima laporan masyarakat sepanjang malam.

Diskusi dihadiri langsung Kapolres Aceh Singkil AKBP Muhammad Ridwan S.I.K., Wakil Ketua DPRK Hj. Mariani Harahap dan Fajri Munhte, Asisten II Setdako drh. Jalaluddin, Kepala Bappeda Zulkifli, Kepala Kesbangpol Baginda Nasution, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, LSM, dan unsur pers.

Diskusi Pekat Kedde Kopi dipandu salah se­orang Ketua PWI Subulussalam setempat, berlangsung akrab, dan menarik. Dalam diskusi itu banyak masukan dan sharing pendapat terkait bahaya narkoba, per­kembangan kamtibmas dan lingkungan di wilayah kerja Pol­res Aceh Singkil, yakni Kota Subulussalam dan Aceh Singkil

“Saya mengharapkan melalui Pekat Kedde Kopi akan diperoleh berbagai ide dan solusi yang baik dalam permasalahan yang timbul sehingga perma­salahan ke­amanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) diharapkan dapat ditangani dengan baik,” ujarnya.[](tyb/*sar)

Laporan: Wahda