BLANGKEJEREN – Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., mulai bertandang ke sejumlah desa terpencil di kabupaten berjuluk Negeri Seribu Bukit. Kunjungan itu untuk patroli dan membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu.

Kegiatan ini bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau serta sebagai upaya mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan warga.

“Kapolres Gayo Lues melalui patroli ini ingin memastikan bahwa kehadiran polisi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil seperti Kampung Lesten,” kata Kasi Humas Polres Gayo Lues, Ipda Deddi Irawan Syah dalam keterangannya, Senin, 19 Mei 2024.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama jajaran membagikan puluhan paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, mi instan, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini diserahkan langsung kepada warga yang membutuhkan, terutama para lansia, janda, dan masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi pada Minggu, 18 Mei 2025.

Selain kegiatan sosial, patroli ini juga bertujuan untuk memantau kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut. Kapolres Gayo Lues memberikan imbauan kepada warga untuk tetap menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan. Selain itu, mengajak masyarakat agar tidak segan melapor apabila terjadi hal-hal yang mencurigakan.

“Wilayah Kampung Lesten yang berada cukup jauh dari pusat kota tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap hadir memberikan pelayanan dan rasa aman. Polres Gayo Lues akan terus berkomitmen menjangkau seluruh pelosok guna menjaga stabilitas Kamtibmas dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambah Ipda Deddi.

Warga Kampung Lesten menyambut hangat kedatangan Kapolres dan jajaran. Mereka merasa senang dan bersyukur atas perhatian yang diberikan, terlebih bantuan sembako sangat membantu kebutuhan harian mereka.

Dengan adanya kegiatan ini, Polres Gayo Lues berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat, serta mampu meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga di wilayah Kabupaten Gayo Lues, khususnya daerah-daerah terpencil yang selama ini kurang mendapat perhatian.[]