SUBULUSSALAM – Kepala Kepolisian Resort Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian Miliyardin, SIK, mengatakan dua warga negara asing (WNA) yang hilang di Pulau Banyak sebulan lalu sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

“Belum, belum dapat sampai sekarang. Proses pencarian juga sudah dihentikan,” kata Kapolres Aceh Singkil kepada portalsatu.com di sela-sela menghadiri acara pelantikan Tim Saberpungli di Subulussalam, Senin, 23 Januari 2017.

Kapolres mengatakan, kedua turis tersebut masing-masing bernama Meers Yvan Shislain, pria berkembangsaan Belgia dengan nomor paspor EM436405. Sedangkan turis perempuan berasal dari Jerman, Keil LINA, nomor paspor C791C2W4X.

Ia mengatakan WNA itu masuk ke Pulau Banyak pada 5 Desember 2016 lalu, tanpa melapor kepada pihak kepolisian dan SAR setempat. Mereka juga tidak melapor kepada Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Aceh Singkil.

“Mereka masuk ke Pulau Banyak tidak ada laporan, bahkan kita tahunya sebulan setelah mereka hilang,” kata Ian.

Ia menyebutkan posisi mereka saat hilang pertama sekali memang berada di kawasan Pulau Banyak dan masih dalam wilayah Aceh Singkil. Namun, pulau tersebut berbatasan langsung dengan laut lepas.

“Memang itu Pulau Banyak, tapi setelah itu posisinya kan laut lepas. Informasi kabarnya ada keluarga WNA di Jakarta, tapi belum pernah kesini,” katanya.[]