BANDA ACEH – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Tito Karnavian, mengajak masyarakat Aceh untuk terus menjaga kedamaian dan keamanan. Jangan sampai kontes politik membuat stabilitas keamanan di Aceh terganggu.

Kapolri menyebut aman dan damai adalah hal yang utama, sedangkan kontes politik hanya berlangsung sebentar saja. “Saya mengajak masyarakat menjaga keamanan ini, kita harus memiliki spirit satu, spirit nomor satu adalah sama-sama kita ciptakan Aceh aman dan damai,” kata Kapolri usai meresmikan gedung baru di Kompleks Mapolda Aceh, Sabtu, 23 Februari 2019.

Gedung yang diresmikan Kapolri antara lain, Gedung Dit. Samapta dan Gedung PPA Dit. Reskrimum Polda Aceh serta peletakan batu pertama pembangunan gedung pertemuan (indoor) dan Gedung Tipidkor Dit. Reskrimsus Polda Aceh.

Menurut Kapolri, Aceh sekarang ini sudah aman di mata Jakarta. Hal itu terbukti dari suksesnya penyelenggaraan beberapa even internasional di Aceh. Baik even budaya, seni, pariwisata, olahraga dan berbagai kegiatan lainnya. 

Kemudian keamanan dan kedamaian kembali terlihat pada Pilkada Aceh 2017 lalu.

Begitupun, Kapolri mengakui masih ada sedikit gangguan, namun tidak berkaitan dengan politik dan tak menjurus terganggunya kegiatan pemerintah dan masyarakat.

 “Gangguan yang terjadi hanya bentuk pidana umum biasa seperti perampokan dan pencurian. Itu hanya faktor ekonomi pelaku saja, bukan faktor politik,” ujarnya.

Di sisi lain Kapolri menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh karena sejumlah bangunan di jajaran Polda Aceh merupakan hibah dari pemerintah setempat. Jenderal Polisi tersebut berharap kerja sama dengan Pemda dan kepolisian terus berjalan terutama dalam mencipakan keamanan dan perdamaian. 

Apalagi pada April mendatang akan ada kontes politik yang begitu kompleks, mulai pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPRD Kapupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPD RI, DPR-RI. Jangan sampai pemilu ini menjadikan keamanan terganggu. 

“Bertahun-tahun di Aceh tidak aman dulu, sekarang sudah menikmati. Jaga terus perdamaian ini, biarlah nanti Pak Gubernur dan jajarannya yang mengurus memberikan kesejahteraan. Karena yang kita cari adalah kesejahteraan itu,” pungkasnya.[]