Kasus Dana CSR Diusut, Pimpinan DPRK Gayo Lues Minta Polisi Telusuri Otak Pelaku

 

BLANGKEJEREN – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues sangat mengapresiasi langkah kepolisian mengusut kasus dana Corporate Social Responsibilty (CSR) Bank Aceh Syariah Cabang Blangkejeren tahun 2020. Langkah itu dianggap tepat untuk memberikan efek jera bagi pelaku yang berusaha membuat masyarakat sengsara.

“Kita minta otak pelaku penyalahgunaan itu ditelusuri, karena secara organisasi, oknum WA tidak punya hubungan dengan Bank Aceh dan juga kelompok tani, jadi siapa yang berinisial sehingga dana CSR ini melibatkan orang yang tidak berkompeten,” kata Wakil Ketua I DPRK Gayo Lues, H. Ibnu Hasim melalui pesan WhatsApp dikirim kepada portalsatu.com, Selasa, 12 Oktober 2021.

Ia mengatakan otak pelaku dugaan pemotongan dana CSR untuk 10 kelompok tani pengembangan jahe merah tahun 2020 itu harus ditelusuri pihak kepolisian, karena secara organisasi, oknum yang diduga memotong dana itu tidak memiliki hubungan dengan Bank Aceh maupun kelompok tani.

Mantan Bupati Gayo Lues dua periode ini
mempertanyakan, oknum WA yang tidak memiliki hubungan atau kapasitas secara organisasi dengan Bank Aceh Syariah dan kelompok tani, kenapa bisa berperan dalam lingkaran pengembangan jahe merah tersebut.

“Pemerintah berikut organisasi sosial berusaha memberikan bantuan kepada masyarakat pada masa pandemi ini dalam rangka memulihkan usaha masyarakat, sementara ada orang-orang yang tidak bertanggungjawab membuat masyarakat sengsara,” kata Ibnu Hasim dalam pesan WhatsApp kepada portalsatu.com untuk dimuat berita tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dana CSR Bank Aceh Syariah Cabang Blangkejeren tahun 2020 senilai Rp 1 miliar yang disalurkan kepada 10 kelompok tani menuai masalah.

Dana sebesar Rp 100 juta untuk pengembangan jahe merah yang ditransfer Bank Aceh Syariah Blangkejeren kepada kelompok tani itu diduga diambil seseorang berinisial WA setelah ditarik kelompok tani.

Menurut salah satu sumber, ketua kelompok tani hanya diberikan “uang rokok”, dan diserahkan bibit jahe biasa. Kasus itu kemudian mencuat ke publik hingga ditangani pihak Kepolisian. Hingga saat ini penyidik telah memeriksa 12 saksi dan terus melakukan penyelidikan kasus dana CSR tersebut.[]

 

BERITA POPULER

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Aceh Menggugat Dunia Melalui Aksi Damai Bela Palestina

BANDA ACEH - Ratusan warga Aceh dari berbagai elemen mulai dari mahasiswa, santri, dosen...

Belum Terima Santunan Kematian, BPJS Ketenagakerjaan Cek Data Anggota PPS Pemilu 2024 di Aceh Utara

ACEH UTARA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Lhokseumawe merespons terkait belum...

Ahli Waris Anggota PPS Pemilu 2024 di Aceh Utara Ini Belum Terima Santunan Kematian

ACEH UTARA - Ahli waris dari almarhumah Zuhra, mantan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS)...

Kejati Aceh Periksa Ketua BRA Terkait Kasus Pengadaan Ikan Kakap

BANDA ACEH - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh memeriksa Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA),...

Hari Buku Nasional, Buku Rohingya Dibedah di NasDem Tower

JAKARTA – Memperingati Hari Buku Nasional pada 17 Mei, DPP Partai NasDem mengadakan bedah...

Pj Gubernur Aceh Terima 10 Rekomendasi ICMI, Apa Saja?

BANDA ACEH - Belasan pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Provinsi Aceh, Jumat, 17...

Jubir Partai Aceh: Armia Fahmi akan Aktif sebagai Kader PA setelah Pensiun

BANDA ACEH — Armia Fahmi yang saat ini menjabat Wakapolda Aceh telah mendaftar ke...

Ketua KIP Agara Lantik 80 Anggota PPK

KUTACANE - Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tenggara (Agara), Ilham, melantik 80 anggota...

Begini Penjelasan Dinas Pendidikan Gayo Lues Soal Wisuda Anak dan Kutipan Uang Perpisahan

BLANGKEJEREN - Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues kembali membuat larangan kegiatan wisuda anak TK,...

Dua Putra Lhoksukon Juara Dua Lomba Pidato Dai Online Indonesia 2024

ACEH UTARA – Dua putra Lhoksukon, Aceh Utara, Teuku Rassya Khalil Jibran dan Teuku...

Azhari Resmi Dilantik Sebagai Pj Wali Kota Subulussalam

SUBULUSSALAM - Azhari resmi menjabat sebagai orang nomor satu di Bumi Syekh Hamzah Fansuri...

135 Anggota PPK Dilantik, Ini Kata Pj Bupati Aceh Utara

ACEH UTARA - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara melantik sebanyak 135 anggota Panitia...

Gayo Lues Terima Penghargaan BPJS Kesehatan, Begini Penjelasan Kepala BPKK

BLANGKEJEREN - Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menerima penghargaan atas kontribusinya dalam menyukseskan program Jaminan...

Geledah Kantor BRA, Ini yang Disita Penyidik Kejati Aceh

BANDA ACEH – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Aceh menggeledah Kantor Badan Reintegrasi Aceh (BRA)...

Warga Aceh Utara Ini Ditemukan Meninggal Tergantung di Kamarnya

LHOKSUKON - Saiful Bahri (38), ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya, Gampong Paloh, Kecamatan...

Capella Honda Gelar Kontes Layanan Honda Regional Aceh 2024, Ini Juaranya!

BANDA ACEH - PT Capella Dinamik Nusantara Aceh selaku Main Dealer sepeda motor Honda...

Diskusi Seri Kedua di RRI, ABRA Siap Kawal Proses Pembentukan Kementerian Kebudayaan RI

JAKARTA - Kesungguhan membentuk (kehadiran) Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (RI) adalah langkah monumental dalam...

Begini Kondisi Jalan Gayo Lues Menuju Aceh Tenggara Pascalongsor dan Banjir Bandang

BLANGKEJEREN - Longsor dan banjir bandang yang terjadi d jalan lintas nasional Kecamatan Putri...

30 Nama Baru Perkuat ICMI Aceh Dipimpin Taqwaddin, Siapa Saja?

BANDA ACEH - Ketua Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (MPW ICMI) Aceh,...

Kadis UKM Aceh Azhari Dikabarkan Jadi Pj Wali Kota Subulussalam, Dilantik Besok di Banda Aceh

SUBULUSSALAM - Beredar kabar Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh,...