LHOKSUKON Person Internal Contact (PIC) Humas PT. PLN Lhokseumawe, Ali Basyah, membantah pihaknya meminta pelanggan baru untuk membeli kabel untuk pemasangan instalasi listrik. Menurutnya, PT PLN hanya meminta pelanggan baru untuk bersabar.
PT. PLN saat ini sedang melakukan pemasangan listrik sebanyak-banyaknya. Hanya saja karena banyaknya pemasangan baru, kabel kita habis dan saat ini dalam perjalanan. Di sini kan tidak ada pabriknya, jadi kabel dipesan dari pabrik di Jakarta. Kita sedang melakukan pemasangan listrik sebesar-besarnya untuk mencapai target 100 persen, ujar Ali Basyah, PIC Humas PT. PLN Lhokseumawe, saat dihubungi portalsatu.com, Rabu, 19 April 2017.
Lanjutnya, saat ini petugas PLN sudah melakukan survey untuk pemasangan listrik baru hingga ke Dusun Sarah Raja, Kecamatan Langkahan, pedalaman Aceh Utara.
Soal keluhan warga tersebut, katanya, mungkin itu hanya miss komunikasi saja. Kita juga tidak tahu siapa petugas yang memberi informasi seperti itu. Terkadang masyarakat melakukan pemasangan listrik tidak langsung ke PLN, karena malas berurusan, ucapnya.
Dia mengatakan pelanggan saat ini tidak perlu lagi datang ke PLN jika membutuhkan layanan listrik.
Cukup telepon ke 123 saja. Kami sekarang memiliki program pelayanan tanpa tatap, tanpa bertemu orangnya persoalan selesai, hal itu untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, katanya.
Terkait kabel beli itu, mungkin petugas itu menyampaikan saat ini kabel kosong. Namun jika bapak/ibu buru-buru, disarankan beli kabel di luar, setelah itu dipasang petugas. Memang kabel itu juga dijual di pasar. Namun dari PT.PLN tidak menganjurkan demikian, hanya saja pelanggan harus bersabar, kata Ali Basyah, yang merupakan Ketua Tim Percepatan Pelayanan Pemasangan Baru dari PT. PLN Lhokseumawe.
Dia mengaku saat ini PT PLN sedang gencar mencari pelanggan baru. Jadi menurutnya bukan pelanggan yang datang ke PLN.
Dalam kasus ini, kita sedang kehabisan material. Terkait saran beli kabel, bisa jadi itu bukan disarankan petugas PLN, tapi pihak ketiga, karena kita tidak ada yang seperti itu, kata Ali Basyah.[]



