Dalam penulisan berita, termasuk pula judul berita, kata depan acap kali dihilangkan sebab sering dianggap tak penting. Kehadirannya sering dianggap oleh pemakai bahasa sebagai pelengkap saja, boleh ada, boleh pula tidak. Ada kata tersebut atau tidak ada, dianggap sama sekali tak berpengaruh.

Sebut saja contohnya kata dengan. Kata depan ini cenderung dihilangkan karena dianggap tidak punya pengaruh apa-apa dalam kalimat. Para pengguna bahasa, lebih memilih kata bentuk tidak sesuai undang-undang daripada tidak sesuai dengan undang-undang karena bentuk yang kedua itu lebih praktis tinimbang bentuk pertama. Alasan lain tentu saja karena kehadiran dengan sama sekali tak berpengaruh pada makna kalimat.

Untuk kasus seperti itu, bisa saja kata dengan yang merupakan kata depan dihilangkan. Namun, jangan lupa tidak semua kata depan dapat dienyahkan begitu saja dalam kalimat. Kita ambil contoh kata kepada. Perhatikan contoh kepala berita berikut ini.

“Pinjaman $ 200 juta Diberikan Indonesia”

Apa sebetulnya yang salah di dalam kepala berita itu?

Orang yang dapat memahami susunan bahasa Indonesia yang baik sudah pasti akan segera menyimpulkan bahwa yang dinyatakan oleh kepala berita di atas ialah “pinjaman sebesar dua ratus juta dolar telah diberikan oleh Pemerintah Indonesia”. Kepada siapa diberikan atau siapa yang menerima pinjaman itu belum diketahui karena tidak tercakup dalam kepala berita yang singkat itu.

Namun setelah membaca berita sebenarnya yang tertulis di bawah kepala berita itu, kita mungkin akan kecewa karena ternyata yang tertulis itu justru sebaliknya dari yang dinyatakan di dalam kepala berita itu. Bukan Indonesia yang memberikan pinjaman, melainkan Indonesialah yang beroleh pinjaman dari luar negeri.

Rupanya, redaksi telah menghilangkan sepatah kata penting yang semestinya tidak boleh dihilangkan, yaitu kata depan “kepada” antara kata “diberikan” dan “Indonesia”. Sepatah kata yang di dalam kalimat tidak dapat dihilangkan karena akan mengganggu makna.

Menurut Badudu, yang dapat dihilangkan hanyalah kata depan oleh yang terletak di belakang kata kerja berawalan di- sekaligus di depan keterangan pelaku.

Mari cermat berbahasa!