BANDA ACEH – Ketua DPD Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) Aceh Hj. Fitriah Ibnu Rusdi mengatakan, Hari Pahlawan bagi orang Aceh sangat berarti. Sebab, sebagian besar pahlawan di Aceh adalah perempuan.

“Jadi kita orang Aceh harus menjadikan Hari Pahlawan sebagai momentum penting dalam perjalanan politik kaum perempuan,” kata Fitriah Ibnu Rusdi kepada portalsatu.com selepas pembukaan acara rapat pleno DPD Partai Demokrat Aceh, Kamis, 10 November 2016.

Menurut Fitriah, ke depan perempuan harus selalu menunjukan sikapnya sebagai kaum yang berperan dalam pembangunan Indonesia, begitu juga perempuan Aceh tidak boleh merasa rendah diri. “Perempuan Aceh itu simbol perlawanan pada penjajah dan ketidakadilan,” katanya.

Untuk itu, kata Fitriah, kaum perempuan harus bersama-sama mendukung sikap keberanian di segala bidang, termasuk berani menjadi inspirator di bidang sosial, budaya, ekonomi, hukum, dan politik.

“Politik bagi kaum perempuan tidak tabu, karena dari dulu peran perempuan memperjuangkan kemerdekaan republik ini sangat besar. Yang tabu bagi perempuan ketika dia meninggalkan kodratnya sebagai kaum perempuan,” ujar Fitriah Ibnu Rusdi.[]