LHOKSEUMAWE – Sofyan, 56 tahun, warga Jalan Darussalam, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe merasa ada yang aneh terkait kebakaran menghanguskan gudang penyimpanan hasil reparasi sofa.
Bangunan itu merupakan sebuah rumah yang ia sewa khusus untuk tempat menyimpan hasil reparasi sofa atau difungsikan sebagai gudang.
Saat kejadian (kebakaran) itu saya hendak mandi mau salat Jumat. Saya berada di toko reparasi di seberang jalan depan rumah yang terbakar. Tiba-tiba, anak saya mengatakan ada kebakaran, kata Sofyan kepada portalsatu.com usai kejadian.
Sofyan melihat api membesar dari sisi depan sebelah kanan bangunan tersebut. Saya heran, kalau (penyebab kebakaran akibat) arus pendek tidak mungkin, karena tidak ada aliran listrik pada bangunan itu, ujarnya.
Menurut dia, dua sofa milik pelanggannya yang sudah ia perbaiki disimpan dalam gudang tersebut. Sedangkan empat sofa lainnya ia letakkan di luar bangunan tersebut lantaran belum diperbaiki. Semua sofa itu hangus. Jika ditotalkan, kerugian mencapai puluhan juta, kata Sofyan.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Wakapolsek Banda Sakti Ipda Zahabi mengatakan pihaknya sedang menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
Menurut keterangan warga, apinya berasal dari luar bangunan yang membakar sofa. Bukan arus pendek, sebab tidak ada aliran listrik pada bangunan tersebut, kata Zahabi di lokasi kejadian.[]



