BANDA ACEH – Ketua Forum Silaturahmi Alumni Pesantren Modern Misbahul Ulum (For-PMMU), Tgk. Muharuddin, S.Sos.I., mengapresiasi santri Pesantren Moderen Misbahul Ulum Paloh yang meraih juara umum III POSPEDA 2016.

“Kita sangat appresiasi terhadahp prestasi yang diraih oleh santri Misbahul ulum di POSPEDA 2016. Ini membuktikan alumni pesantren tidak hanya mahir bidang keagamaan saja, juga mampu bersaing dan berkiprah di luar pesantren,” ujar Tgk. Muharuddin, Rabu, 20 Juli 2016.

Menurut Tgk. Muhar, gelar juara umum yang berhasil diraih kontingen atlet santri Misbahul Ulum itu patut dipertahankan. Ia berharap potensi dan bakat yang dimiliki santri tersebut menjadi pemicu semangat para santri lainnya di seluruh Aceh.

Politisi muda dari Partai Aceh ini menambahkan, selain dibekali dengan pengetahuan agama dan ilmu pengetahuan lainnya, para santri di seluruh Aceh juga harus mengasah bakat dan kreativitas dalam dunia olahraga.

“Kami memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada atlet dan pembina olah raga serta stakeholder terkait di Aceh. Khususnya kepada santri-santri Misbahul Ulun, saya berharap ini adalah kemenangan yang bermartabat dengan menjunjung semangat fair play,” ujar Tgk. Muhar.

Pesantren Modern Misbahul Ulum meraih juara umum III pada POSPEDA 2016 di Banda Aceh, Selasa, 19 Juli 2016, malam.

Informasidiperoleh, POSPEDA (Pekan Olah Raga dan Seni  Antar Pondok Pesantren Daerah) diadakan 18-19 Juli 2016 di Banda Aceh. Acara tersebut dibagi menjadi dua katagori, cabang seni dan olahraga. Katagori seni terdiri dari Lomba Pidato 3 Bahasa, Kaligrafi dan Cipta Puisi yang bertempat di Embakarsi Asrama Haji Banda Aceh.

“Sedangkan Katagori Olahraga seperti Lomba Lari 100 & 200 Meter, Tolak Peluru, Lompat Jauh, dan Silat di fokuskan di Stadion Harapan Bangsa Lhoong Raya, Banda Aceh. Kegiatan yang diprakarsai oleh Kanwil  Aceh selama 2 hari itu, sebagai ajang seleksi atlit santri ke POSPENAS yang akan berlangsung di Banten Oktober 2016,” kata Saipul Zahri,S.Pd.I., tim official Misbahul Ulum, Rabu, 20 Juli 2016.

Menurut dia, perolahan juara umum III oleh santri Misbahul Ulum merupakan hasil usaha dan kesungguhan santri dalam mempersiapkan diri sebelum bertanding. “Padahal informasi persiapan yang diberitahukan ke kami sangat dadakan,” ujar Saipul Zahri.[] (rel)