Kamis, Juli 25, 2024

BI Lhokseumawe Gelar ToT...

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota...

PPK Sawang: Uang Operasional...

ACEH UTARA - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawang di bawah Komisi Independen Pemilihan...

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...
BerandaNewsKatakan Nol

Katakan Nol

Sering bila seseorang ditanyakan nomor telepon, jawabannya, “kosong (0), delapan (8), lima (5), dua (2)…”. Jawaban itu menyiratkan, angka nol disamakan dengan kosong. Pertanyaannya, samakah nol dengan kosong?

Secara kebahasaan, nol dan kosong sangat berbeda. Disebutkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia bahwa nol adalah bilangan yang dilambangkan dengan 0. Jadi, urutan angka 0, 1, 2, 3, dst. haruslah dibaca nol, satu, dua, tiga, dst. Lain halnya dengan nol, kosong berarti tidak berisi, tidak berpenghuni, hampa. Ini tergambar dalam kalimat, seperti Peti kosong itu rupanya menjadi sarang tikus. Tidak ada apa-apa di dalam peti itu sehingga menjadi sarang tikus.

Dalam matematika, nol juga tidak identik dengan kosong. Kosong merupakan himpunan yang tidak memiliki anggota. Istilah lain untuk kosong ini adalah NULL, Nihil, dan sejenisnya. Dilambangkan dengan kurung kurawal {}. Adapun nol merupakan sebuah angka yang dilambangkan dengan 0. Dalam garis bilangan, 0 terletak di antara 1 dan –1. Jadi jelas, jika himpunan kosong, tidak memiliki anggota, sedangkan himpunan nol, memiliki anggota, yaitu angka 0.

Mulai sekarang, bila kepada Anda ditanyakan nomor handphone, katakan, “nol (0), delapan (8), lima (5), dua (2), dst.” bukan, “kosong (0), delapan (8), lima (5), dua (2)…”[]

Baca juga: