LHOKSUKON – Ketua Umum DPP Kaukus Aceh Bermartabat Ampon Hery, menilai peran DPP NasDem saat ini sebagai aktor utama dalam melengkapi 'naskah' kepentingan masa depan Aceh. Bukan malah sebagai 'figuran' yang hanya turut serta menyukseskan sebuah dokumenter bersejarah.
Menurut Hery, koalisi partai juga tak perlu khawatir dengan rekomendasi pasangan paket Tarmizi A. Karim-Zaini Djalil untuk 2017-2022 mendatang.
“Koalisi partai tak perlu khawatir dengan rekomendasi yang telah ditetapkan, dan elite DPP koalisi partai juga tak perlu goyah dengan bisikan-bisikan kepentingan pemain figuran,” ujar Ampon Hery melalui siaran pers diterima portalsatu.com Senin, 19 September 2016.
Ia menambahkan, koalisi partai harusnya lebih matang dan konsisten dalam bersikap. Ampon Hery menamsilkan, tanpa 'penumpang' di pinggir jalan pun, lokomotif sudah mampu mengantarkan penumpang hingga ke stasiun selanjutnya.
“Jika pergantian paket tersebut dilakukan, ini akan semakin menambah kebingungan rakyat, dan elite politik telah mempertontonkan proses kemunduran edukasi politik demi masa depan Aceh yang bermartabat,” ujarnya.
Sekjend DPP Kaukus Aceh Bermartabat Abdullah Pase turut menambahkan, matangnya sebuah proses berpolitik adalah dengan membuktikan bahwa komitmen dan solidaritas itu perlu dikedepankan, selanjutnya biar rakyat yang menentukan pilihan.
“Paket Tarmizi-Zaini adalah finalisasi pemecah kebuntuan politik 2017, elite koalisi partai tak perlu gentar. Memenangi sebuah kompetisi itu harus secara jantan, agar tidak mudah dipecundangi oleh benalu yang tak bertuan,” katanya.[](ihn)



