SIGLI – Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) dan satu rumah dinas Koramil 7, Kecamatan Simpang Tiga,  Kabupaten Pidie, ludes terbakar, Ahad, 1 Maret 2020, sekira pukul 00:45 WIB dini hari. 

Kebakaran dua bangunan berdekatan berlokasi di Jalan Sigli – Kembang Tanjong, Gampong Pante, Kecamatan Simpang Tiga, itu tidak menelan korban jiwa. Namun seluruh barang isi rumah dan peralatan kantor Polsek hangus terbakar. 

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02:30 WIB, setelah enam armada pemadam kebakaran (damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie dikerahkan ke lokasi kejadian 

Kepala BPBD Pidie, Dewan Ansari, mengatakan pihaknya menurunkan enam armada dengan 21 petugas Damkar. 

“Api berhasil dipadamkan sehingga tidak menjalar ke bangunan lainnya seperti kantor Koramil dan pertokoan warga yang berdekatan,” ujar Dewan Ansari yang merincikan kondisi tingkat kebakaran, satu rumah dinas Koramil hangus total dan kantor Polsek sekitar 70 persen kebakaran. 

 


 

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, S.I.K., didampingi Kapolsek Simpang Tiga Iptu Mursal S.H., mengatakan, kebakaran tersebut diduga bermula dari hubungan arus pendek listrik di  rumah dinas milik anggota Koramil Kopda Tamrin, tepatnya berada di belakang Polsek hanya terpaut 2 meter. Bahkan bagian atap rumah berdempetan dengan kantor Polsek.

“Begitu dilihat ada kebakaran, anggota piket Polsek  melaporkan kejadian tersebut. Termasuk menghubungi samkar,” ujar Kapolres. 

Masyarakat setempat juga melaporkan ke pihak pemadam kebakaran. Namun karena api semakin membesar langsung menjalar ke kantor Polsek. 

“Merasa sudah merambah ke kantor Polsek, para anggota Polsek mengeluarkan barang – barang inventaris seperti senjati api, magasin, amunisi, kotak Inafis Reskrim, kendaraan dan peralatan dinas lainnya. Barang inventaris tersebut telah diamankan anggota,” imbuhya. 

Adapun nama pemilik serta jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut, menurut Kapolsek, kantor Polsek ditaksir Rp300.000.000 berupa 1 bangunan kantor Polsek, 12 buah rompi dinas, 2 unit metal detector , 2  helm tactical , 3 AC kantor , 4 komputer serta printer kantor.

Sedangkan rumah dinas  Serka Marwan, anggota Koramil kerugian ditaksir Rp120.000.000, yakni 1 sepeda motor Honda Beat, 1 sepeda motor Vario, 1 sepeda motor Supra Fit, 1 sepeda motor Vixion, beserta peralatan rumah tangga lainnya. 

Begitu juga rumah dinas kontruksi dari papan milik Kopda Tamrin, anggota Koramil. Kerugian ditaksir Rp30.000.000 yaitu berupa 1 sepeda motor dinas GL Max, serta peralatan rumah tangga lainnya.[]