Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaKebutuhan Beras Subulussalam...

Kebutuhan Beras Subulussalam 11 Ton per tahun

SUBULUSSALAM – Kebutuhan  beras di Kota Subulussalam saat ini 11 ton lebih per tahun dan belum mampu dipenuhi. Setiap tahunnya, Subulussalam mendatangkan beras dari luar daerah seperti Sumatera Utara dan kabupeten tetangga di Aceh.

Demikian kata Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Subulussalam, Sulisman, dalam acara  lauching Ground Breaking percetakan sawah baru di Gampong  Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Kamis 3 Maret 2016.

Sulisman mengatakan pada tahun 2015 total produksi beras di Kota Subulussalam hanya mampu 6 ton lebih, terdiri dari 1.181 hektare padi sawah dan 703 hektare padi darat (gogo), dengan produktivitas rata – rata 4,3 ton per hektarenya.

Sementara, kata dia, total luas areal persawahan Kota Subulussalam mencapai 4000 hektare namun yang masih produktif hanya 1000 lebih, sedangkan sisanya menjadi lahan tidur terbengkale yang di masing- masing kecamatan.

“Kita masih dapat meningkatkan produktivitas rata-rata 5 ton per hektare untuk mencapai swasembada pangan yang diprogramkan pemerintah pusat, kita harus membutuhkan sekitar 4700 lahan sawah produktif,” katanya.

Selain itu, katanya, lahan tidur akan ditingkatkan produktivitasnya melalui intensifikasi, perluasan sawah, optimalisasi pemanfaatan dan sehingga lahan tersebut bisa kita tanami.

“Kita minta kerjasama dengan semua pihak untuk menyukseskan program tersebut,” katanya.[](tyb)

Laporan Wahda

Baca juga: