SIGLI – Kedatangan Koordinator Kopertis XIII Wilayah Aceh, Prof. Dr. Jamaluddin, M.Ed., ke kampus Universitas Jabal Ghafur (Unigha), Gle Gapui, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, disambut aksi demo, Sabtu, 30 April 2016, sekira pukul 10.00 WIB. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Untuk Penegerian Unigha (FMPU) menuntut pertanggungjawaban Kopertis terhadap kondisi yang dinilai karut marut.

Kedatangan Koordinator Kopertis ke kampus tersebut merupakan undangan dari panitia seminar bertajuk “Sinergisitas Peran Pendidikan dalam Mencerdaskan Generasi Bangsa”, sebagai pemateri di Gedung Le Guna. Seminar menjadi terusik karena puluhan pendemo terus menyampaikan orasi hingga membakar ban bekas di pintu masuk gedung Le Guna.

“Kami ingin jumpa bapak Kopertis guna meminta penjelasan tentang kondisi Unigha termasuk masalah keuangan dan penegerian,” teriak koordinator aksi Wahyu Puasana dalam orasinya melalui pengeras suara.

Sambil membentangkan spanduk yang bertuliskan berbagai macam kritikan terhadap pihak pengelola kampus, mereka terus berteriak meminta pihak Kopertis dapat keluar dan berbicara dengan pihaknya walau hanya 10 menit saja. Mahasiswa itu hanya ingin mendengar penjelasan Kopertis. “Keluarlah pak! Kami ingin jumpa dengan bapak,” teriaknya yang dsambut yel-yel pendemo lainnya.

Meski mereka sudah meminta agar Koordinator Kopertis keluar sebentar, namun pihak panitia seminar tidak peduli, bahkan puluhan petugas keamanan kampus dan polisi berpakaian preman tetap berjaga-jaga. Pintu gerbang masuk ke tempat acara juga dijaga pihak keamanan kampus sebagai antisipasi agar pendemo tidak masuk.

Karena tidak menggubris permintaan mereka, para pengunjuk rasa memaksa masuk dengan mendorong pintu pagar. Aksi dorong antara pendemo dengan petugas keamanan kampus tak terhindarkan, hingga akhirnya roboh. Para pendemo langsung masuk dan berkumpul di depan pintu masuk gedung. Mereka hendak masuk dalam gedung, lagi-lagi petugas keamanan kampus dibantu sejumlah panitia seminar menghalau agar pendemo tidak masuk dalam gedung yang sedang berlangsung acara.

Sepuluh menit berselang, Koordinator Kopertis didampingi Rektor Unigha, Drs. Sulaiman, M.Pd., keluar menemui para pendemo yang duduk di lantai halaman depan gedung Le Guna untuk mendengarkan tuntutan mahasiswa.[]