BANDA ACEH – Sejumlah warga yang mengaku pihak keluarga dari 58 nara pidana (Napi) pindahan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Banda Aceh, Aceh, ke LP Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Aceh, Kamis, 8 Februari 2018.

Kedatangan mereka bersama kuasa hukum ke kantor tersebut untuk mempertanyakan keberadaan dan keadaan keluarga mereka pasca pemindahan pada Kamis, 25 Januari 2018, lalu.

Salah seorang pihak keluarga, Tadjuddin, mengatakan, pasca kerusuhan di LP Lambaro beberapa waktu lalu, dia mendapat kabar bahwa keluarganya yang seorang napi telah dipindahkan ke LP Tanjung Gusta. Namun, kabar tersebut tidak langsung diterimanya dari pihak yang berwenang.

“Tetapi masalahnya ini tidak ada diberitahukan kepada keluarga terkait pemindahan,” ungkap Tadjuddin dalam pertemuan yang dilakukan di kantor tersebut.

Dia menyampaikan pihak berwenang dapat memberikan hukuman jika memang pihak keluarga mereka terlibat kerusuhan. Akan tetapi, dia sangat menyayangkan jika pemindahan yang dilakukan tanpa pemberitahuan kepada pihak keluarga Napi. 

Mereka bahkan langsung mengecek informasi ini setelah mendapat kabar pemindahan para Napi ke LP Tanjung Gusta, Medan. Namun, hasilnya nihil.

“Ini ada pembohongan publik. Sampai saat ini tidak ada di LP Tanjung Gusta,” kata keluarga napi ini lagi.

Dia meminta anggota keluarganya dikembalikan ke LP Lambaro jika keberadaan mereka tidak memiliki kejelasan.

“Kami mohon masalah ini segera dituntaskan dan kami akan ajukan kepada anggota dewan. Untuk kebaikan semua, mereka tolong dipulangkan dengan secara terhormat,” ujar Tadjuddin lagi.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 58 Napi Kelas II Banda Aceh, dipindahkan ke LP Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, Kamis, 25 Januari 2018 sekira pukul 23.00 WIB hingga Jumat, 26 Januari 2018, sekira pukul 00.30 WIB. Pemindahan itu dilakukan, karena para napi tersebut diduga terlibat kasus kerusuhan yang terjadi di LP Lambaro, Banda Aceh, pada Kamis, 4 Januari 2018 lalu.[]