SUBULUSSALAM – Jasmiati atau akrap dipanggil Ijas (41), pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), penduduk Desa Muara Batu-batu, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, kembali buat onar setelah sempat sembuh pasca menjalani perawatan di RSUD dr. H. Yuliddin Away, Tapaktuan sekitar dua pekan lalu.

Kini, penyakit Ijas dilaporkan kembali kambuh dan mengulangi kebiasaan seperti melempari rumah warga, mobil, mengambil kain di jemuran, bahkan telanjang bulat seperti yang terjadi baru-baru ini di kawasan Puskesmas Penanggalan. 

Akibat ulahnya yang kembali meresahkan masyarakat, pihak Satpol PP dan Dinas Sosial Kota Subulussalam mengamankan ODGJ tersebut, untuk diserahkan ke pihak keluarganya di Kampong Muara, Batu-batu Kecamatan Rundeng, Sabtu, 21 September 2019.

Mantan Kadis Sosial Kota Subulussalam, Sanusi, saat dikonfirmasi membenarkan Ijas kembali membuat onar akibat penyakitnya kambuh diduga akibat tidak rutin mengkonsumsi obat seperti anjuran dokter saat pasien dibawa pulang dari RSUD Yuliddin Away, Tapaktuan.

“Mungkin ini karena tidak rutin mengkonsumsi obat, kambuh lagi penyakitnya. Dulu kan udah sembuh, makanya diperbolehkan pulang,” kata Sanusi usai mengantar Ijas ke pihak keluarga.

Ia mengatakan, penanganan Ijas tidak hanya dilakukan oleh pihak Dinas Sosial, tapi harus ada peran serta pihak keluarga, termasuk kepala desa setempat. Bahkan pihak kecamatan harus sama-sama peduli untuk kesembuhan ODGJ tersebut.

Ditanya apakah Ijas kembali dikirim ke RSUD Yuliddin Away, Tapaktuan, untuk menjalani perawatan setelah penyakit kambuh dan meresahkan masyarakat. Sanusi mengatakan, jika dibawa ke rumah sakit, Ijas kembali sembuh karena rutin mengkonsumsi obat.

“Dibawa ke rumah sakit sembuh dia dikasih obat. Begitu diserahkan ke pihak keluarga, tidak rutin konsumsi obat, kumat lagi, beginilah seterusnya,” ungkap Sanusi.[]