SUBULUSSALAM – Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, Azhari, S. Ag., M.Si mendapat apresiasi dalam evaluasi  berlangsung di Inspektorat Jenderal Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Agustus 2024.

Apresiasi tersebut disampaikan Kemendagri saat melakukan evaluasi kinerja triwulan I periode pertama atas kinerja Azhari sejak dilantik pada 16 Mei 2024 lalu sebagai Pj Wali Kota Subulussalam.

Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, Azhari, S. Ag., M.Si mendapat apresiasi dari Kemendagri dalam evaluasi berlangsung di Inspektorat Jenderal Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Agustus 2024. Foto: Istimewa

Apresiasi ini diperoleh atas keberhasilan Azhari dalam pengendalian inflasi di daerah, Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan pengelolaan keuangan daerah sehingga mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dalam pengelolaan keuangan, Azhari berhasil mengurangi utang Pemko Subulussalam sebesar Rp 60 miliar dari Rp 150 miliar angka defisit di tahun 2024. Keberhasilan ini sebagai bentuk komitmen Azhari yang fokus menekan angka defisit dan akan selesai di tahun 2025 mendatang.

Di hadapan Tim Kemendagri, Azhari memaparkan, selain menuntaskan persoalan keuangan daerah, juga akan menyukseskan Pilkada Subulussalam yang menjadi tugas utamannya, sejak dilantik oleh Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah pada Mei lalu.

Atas capain kinerja tersebut, Azhari mendapat apresiasi dari Kemendagri. Hadir dalam evaluasi ini, Azhari didampingi Sekda Subulussalam, H. Sairun, S. Ag., M.Si, Plt Asisten I Khainuddin, S.K.M., Asisten III Ibnu Hajar, Kepala Bappeda Zulkifli, Kepala Inspektorat Syarifuddin dan sejumlah SKPK lainnya, Kabag Pemerintahan serta Kabag Ekonomi Setdako Subulussalam.[]