ACEH UTARA – Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI menyalurkan bantuan logistik tahap ketiga kepada Pemerintah Aceh untuk pengungsi korban banjir bandang.
Bantuan logistik itu dibawa dari Jakarta melalui KRI 590 Makassar, dan diserahkan Inspektur Jenderal Kementan RI, Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan, kepada perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Rabu, 24 Desember 2025.
Irham Waroihan mengatakan, ini merupakan bantuan tahap ketiga dari Kementan dan Bapanas peduli bencana alam Aceh untuk disalurkan ke wilayah terdampak banjir.
“Untuk tahap ini, KRI 590 membawa logistik dengan muatan berkisar220 ton yang nantinya dibagikan antara Aceh dengan Sumatera Utara. Sedangkan di Sumatera Barat sudah disalurkan kemarin (Selasa, 23/12) sebanyak 100 ton,” kata Irham, kepada wartawan, Rabu.
Irham menyebut bantuan yang disalurkan itu berupa makanan dan sembako serta pakaian baru. Dia berharap bantuan tersebut segera didistribusikan dan tepat sasaran. “Ini amanah besar yang disampaikan Menteri Pertanian RI kepada pihak pemerintah di tiga provinsi itu,” ucapnya.
Sistem penyalurannya, lanjut Irham, pihaknya menyerahkan kepada Pemerintah Aceh melalui BPBA.
Irham menambahkan, untuk tahap berikutnya, pihaknya akan mengevaluasi bantuan apa yang paling dibutuhkan di lapangan saat ini.
Sebelumnya, Kementan dan Bapanas telah menyerahkan bantuan logistik tahap kedua kepada Pemerintah Aceh. Bantuan tersebut dibawa dari Jakarta menggunakan KRI 591 Surabaya, bersandar di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Kamis, 18 Desember 2025.
Penyerahan bantuan itu oleh Irjen Kementan RI, Irham Waroihan, diterima Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Menurut Irham, dari jumlah 700 ton lebih, bantuan itu dibagi untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Adapun pada tahap pertama sudah disalurkan bantuan logistik yang dibawa menggunakan KRI 591 Surabaya dengan muatan 765 ton.[]





