SUBULUSSALAM – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Subulussalam, H. Mustoliq dikabarkan mengundurkan diri diduga akibat mendapat tekanan terkait penerimaan CPNS  yang sedang berlangsung di Bumi Sada Kata.

"Pak Mustoliq sepertinya tidak lagi, kesal dia mungkin dengan banyaknya tekanan dan permintaan masyarakat terkait syarat penerimaan CPNS," kata sumber portalsatu.com/, Selasa, 19 November 2019.

Mendapat informasi tersebut portalsatu.com/ mencoba mendatangi kantor BKPSDM Kota Subulussalam sekitar pukul 10:00 WIB, Mustoliq tidak terlihat ada di sana. Begitu pun menjelang sore Mustoliq tidak nampak di sana seperti biasanya.

“Hari ini dia off, tidak masuk kantor,” kata sumber tersebut.

portalsatu.com/ mencoba menghubungi Mustoliq via nomor handphone yang biasa digunakan, namun tak diangkat. Hingga berita ini diterbitkan belum ada informasi terkait penyebab mundurnya Mustoliq dari kepala BKPSDM.

Sebelumnya, tadi malam Mustoliq mendapat sorotan tajam dan kritisan pedas dari Ketua KNPI Kota Subulussalam, Edi Sahputra Bako  yang menyoroti aturan yang dibuat BKPSDM memberatkan colon pelamar seperti IPK dan syarat akreditasi sesuai tanggal dan tahun kelulusan.

Mustoliq juga mendapat kritikan keras dari Ketua MPD Kota Subulussalam, Jaminuddin Berutu terkait beberapa syarat yang memberatkan pelamar CPNS, yang berpotensi menyebabkan banyak anak-anak Subulussalam terancam gagal mengikuti seleksi penerimaan CPNS.

Apakah tekanan tersebut menyebabkan Mustoliq mundur dari Kepala BPKSDM di tengah proses penerimaan CPNS yang sedang berlangsung. Atau adakah sebab lain, hingga Mustoliq memilih angkat kaki dari instansi tersebut.[]