SIGLI – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei menyerahkan bantuan uang tunai Rp538 juta kepada Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah saat meninjau kawasan terdampak banjir, di Gampong Bihue, Kecamatan Muara Tiga, Rabu, 17 Februari 2016.

Willem mengatakan dana itu merupakan bantuan tahap awal sebagai kepedulian Pemerintah Pusat terhadap Kabupaten Pidie yang mengalami dampak banjir tergolong cukup parah. Ia meminta Bupati Pidie menggunakan dana tersebut untuk menanggulangi kebutuhan masyarakat korban banjir.

“Uang tunai yang saya bawa ini merupakan bantuan awal sebagai kepedulian Pemerintah Pusat terhadap daerah bencana banjir. Sedangkan biaya rehabilitasi dan rekonstruksi kerusakan akan kita laporkan hasil kunjungan dan melihat langsung dari lapangan,” ujar Willem kepada para wartawan di lokasi kunjungannya itu.

Menurut Willem, Pidie merupakan daerah pertama yang ia kunjungi setelah rapat koordinasi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dua hari lalu di Jakarta terkait penanganan banjir di Indonesia. “Begitu rapat dengan Wapres tentang penanganan banjir, saya langsung mengambil Kabupaten Pidie tujuan kunjungan pertama,” kata purnawirawan TNI ini.

Willem menyebut ada beberpa faktor penyabab banjir, seperti curah hujan tinggi dan hutan tidak lagi hijau akibat penebangan pohon, sehingga air sungai begitu cepat meluap dan mengakibatkan banjir. “Kita harus menggalang kerja sama seluruh elemen termasuk masyarakat untuk dapat menghijaukan kembali hutan yang sudah gundul. Selain itu juga harus kita bangun penguat tebing sungai, dan membangun dam (tempat penampung air) di sejumlah lokasi rawan banjir,” harapnya.

Setelah berdialog dengan tokoh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pidie, Kepala BNPB Willem melanjutkan kunjungannya ke Birueun untuk melihat dampak banjir di kabupaten itu.[] (idg)