SABANG – Belasan santri Pesantren Al Mujadid Kota Sabang dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami keracunan makanan, Minggu, 13 Maret 2016, malam tadi.
T. M Refi, salah seorang santri pesantren itu kapada portalsatu.com, mengatakan, saat mengambil jatah makan siang di dapur umum pesantren kemarin, mereka diberikan ikan gulai lebih banyak dari biasanya. Usai makan siang itu, beberapa orang santri merasakan hal berbeda.
“Kami diberikan gulai ikan lebih banyak. Setelah makan, mual-mual, kepala pusing. Mengikuti kegiatan pesantren pun kami paksakan, ujung- ujungnya seperti ini,” ujar Refi.
Dokter RSU Sabang, Dwi Maulina Wardani ditemui malam tadi menjelasakan, belasan santri itu mengalami keracuanan makanan yang diduga berasal dari salah satu menu makan siang mereka.
“Mereka mengalami intoksikasi dalam bahasa medisnya, atau keracunan sehabis makan ikan kecil-kecil,” kata Dwi.
Dari belasan santri yang mengalami keracunan makanan, kata Dwi, satu orang harus menjalani rawat inap, enam orang diminta rawat jalan, sedangkan santri lainnya sudah dibolehkan pulang usai ditangani tim medis.
Sejauh ini, pihak Pesantren Al Mujadid belum memberikan keterangan terkait kejadian yang dialami para santri itu.[]



