MEULABOH – Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) bersama prajurit TNI mengevakuasi kerangka manusia di kawasan kebun Desa Suak Nie, Meulaboh, Aceh Barat, Ahad, 10 November 2019, yang diduga korban tsunami.

“Kerangka tersebut diduga korban tsunami Aceh pada tanggal 26 Desember 2004,” kata Sekretaris PMI Aceh Barat Dedi Suwandi.

Kerangka manusia itu sebelumnya ditemukan seorang warga saat mencangkul di kebun guna menyemai bibit tanaman padi, 8 November. Kerangka tersebut baru dievakuasi pada Ahad siang setelah temuan ini dilaporkan kepada PMI Aceh Barat.

Saat ditemukan, kata Dedi, kerangka manusia tanpa identitas tersebut terbungkus dalam kantung jenazah dan diduga sudah lama dikebumikan di kawasan ini.

Jasad yang sudah dievakuasi oleh PMI bersama masyarakat dan prajurit TNI tersebut kemudian dikebumikan di tempat pemakaman umum, Desa Suak Raya, Meulaboh.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah menginformasikan adanya temuan kerangka diduga korban tsunami ini,” tuturnya.

Usman Said (43), warga Desa Suak Nie, Meulaboh, menemukan kerangka tersebut saat menggali tanah di kebun. Tiba-tiba dia melihat sebuah bungkusan kantung jenazah yang di dalamnya terdapat kerangka manusia. Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada aparat desa dan diteruskan ke pihak terkait.

Reporter: Teuku Dedi Iskandar.[]Sumber: antaranews.com