BANDA ACEH – Dokter jualan keripik? Yap! Itulah yang dilakoni duo sahabat bergelar dokter Huluq dan Icsan. Mereka berjualan keripik pisang di sela-sela kesibukannya dalam program kepaniteraan klinik di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh. Tapi keripik yang mereka jual bukanlah keripik sembarangan lho!

Bagi Anda yang berdomisili di Banda Aceh, barangkali pernah mendengar atau mencicipi olahan keripik pisang dengan branding KAGURA. Setelah sempat hilang dari peredaran KAGURA kini kembali menyapa penikmat kuliner berbahan dasar pisang itu.

Duet Huluq dan Ichsan merupakan 'dalang' di balik hadirnya kembali cemilan tersebut. Kali ini tak hanya kemasannya yang berbeda, mereka juga mengusung misi baru dalam memasarkan produknya.

“Kali ini kami hadir dengan warna dan misi baru, kami tidak hanya ingin berkecimpung dalam usaha kuliner, tetapi kami juga mempunyai cita-cita berkecimpung dalam dunia wisata untuk menjadikan KAGURA sebagai salah satu oleh-oleh makanan ringan khas Aceh bagi wisatawan,” kata Ichsan melalui siaran pers, Kamis, 3 November 2016.

Selain menghadirkan logo baru, beberapa variasi kemasan juga dihadirkan untuk memenuhi selara pasar. KAGURA kata Huluq, tidak hanya ingin memenuhi permintaan pasar para pecinta kuliner jajanan saja.

“Tetapi juga untuk memenuhi permintaan pasar dari kalangan pelajar, mahasiswa, bahkan hingga penikmat warung kopi di Banda Aceh,” katanya.

Program kepaniteraan klinik di rumah sakit yang saat ini dijalani dua dokter muda ini diakui Huluq cukup menyita waktu, namun tak menyurutkan semangat mereka untuk menyalurkan hobi dan berkecimpung di dunia wirausaha. Apalagi, bisnis yang mereka rintis ini juga berpotensi membuka lapangan kerja untuk mengurangi jumlah pengangguran. Sejumlah ibu rumah tangga turut dilibatkan dalam proses produksi.

“Semoga KAGURA bisa menjadi salah satu makanan ringan khas Aceh yang akan dicari setiap wisatawan yang datang ke Aceh,” ujar Huluq.

Ia juga berharap KAGURA bisa memberikan manfaat positif bagi dunia wisata di Aceh, seperti daerah-daerah lainnya di Indonesia yang telah memiliki produk cemilan khas.[]