SUBULUSSALAM – Rahmad Roni, 44 tahun, salah satu korban selamat dalam kecelakaan tunggal bus Sempati Star masuk jurang di tanjakan menikung di kawasan Kedabuhen Desa Jontor Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam, Kamis, 18 Januari 2018. Dia merupakan kernet bus tersebut.

Pria asal Bireun ini menceritakan detik-detik bus Sempati Star masuk jurang sekitar pukul 04.30 WIB. Melaju dari arah Medan tujuan Meulaboh, Aceh Barat, membawa 20 penumpang berikut sopir dan kernetnya.

Setibanya di kawasan Kedabuhen Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, tepatnya di tanjakan menikung, tiba-tiba mesin mobil mati. Akibatnya, bus mundur ke belakang dan terjun bebas ke dalam jurang sebelah kanan arah menuju Kota Subulussalam.

“Mesin mati saat tanjakan, mobil mundur ke belakang, lalu masuk jurang. Saya bersama penumpang baru berhasil keluar saat mobil sudah dalam posisi jatuh, Alhamdulillah selamat,” kata Rahmat Roni dengan raut wajah masih terlihat pucat saat ditemui di lokasi kejadian.[] (*sar)