Sabtu, Juli 20, 2024

Peringati Haul Abati Banda...

LHOKSEUMAWE - Ratusan jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi'i Aceh menggelar pawai akbar dalam...

Pj. Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyerahkan bantuan masa panik secara simbolis...

Sekum PB PON Wilayah...

BANDA ACEH – Progres pembangunan beberapa venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI...

PT PIM Bantu Korban...

ACEH UTARA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan kepada korban badai...
BerandaKetika Kampus IAI...

Ketika Kampus IAI Al-Aziziyah Samalanga Rubuh Diguncang Gempa

BIREUEN – Kampus IAI Al-Aziziyah Samalanga rubuh dihempas gempa kuat yang berpusat di Pidie Jaya yang menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi sekitar pukul 05.03 WIB dengan kekuatan Magnitudo 6,4 dengan kedalaman 10 kilometer.

Bagunan yang berdiri di seputaran kompek Dayah MUDI Mesjid Raya itu merubuhkan empat lantai gedung IAI Al-Aziziyah.

Menurut pantuan, hingga saat ini belum korban jiwa dan hanya korban luka  dan terkilir sehingg harus dievakuasi ke rumah sakit, sementara taksiran kerugian hingga saat ini sedang didata.

“Musibah yang melanda kampus IAI Al-Aziziyah, saat ini kami sedang mendata jumlah kerugiannya dan ekses pasca gempa, ”ungkap Wakil Rektor I Teungku Marzuki Abdullah,M.Pd kepada redaksi Rabu,7/11/2016.

Sementara itu kesaksian salah seorang dosen dan dewan guru menyebutkan saat ketika gempa mereka menginap di kampus tersebut sekitar empat orang dan dapat menyelematkan diri menjelang rubuhnya gedung empat tingkat tersebut.

“Alhamdulillah ketika gempa terjadi kami terbangun dan berusaha menyelematkan diri, di tengah usaha penyelematan  diri saat gedung sedang runtuh dengan sekuat tenaga kami bisa keluar dari gedung berlantai empat tersebut dan gedung yang runtuh lantai pertama hingga tiga lantai lainnya ikut roboh,” pungkas Teungku Khairazi Bambong, guru dan dosen IAI Al-Aziziyah di sela-sela kerumunan massa mendatangi komplek tersebut.

Tgk Khairazi menambahkan ketika gempa berlangsung, salah seorang dewan guru dan dosen sempat terperangkap dalam reruntuhan dan kini telah dibawa ke rumah sakit dan dalam penanganan pihak rumah sakit di Bireuen.[]

Baca juga: