LHOKSEUMAWE – PT PLN (Persero) areal Lhokseumawe memastikan pasokan listrik aman selama bulan Ramadan hingga Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah.
Hal ini dikatakan Dodi Budiana selaku Manajer Pemeliharaan PLTMG Arun Lhokseumawe saat menerima kunjungan kerja Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin pada Jumat, 16 Juni 2017.
“Alhamdulillah kita targetkan selama ramadhan ini pasokan listrik untuk seluruh Aceh selama Ramadan dan menjelang lebaran Idul Fitri ini aman terkendali,” ujar Dodi Budiana.
Dodi Budiana mengatakan, persediaan daya listrik saat ini cukup memadai dengan daya terpasang sebesar 380 megawatt. Saat ini, kata dia, pasokan daya listrik tersebut berasal dari sejumlah pembangkit listrik seluruh Aceh.
“Adapun pembangkit listrik yang dimaksud di antaranya PLMG Arun Lhokseumawe sebesar 145 megawatt, PLTU Nagan Raya sebesar 61 megawatt, KKA sebesar 20 megawatt, PLN Lueng Bata, Banda Aceh, sebesar 17 megawatt. Sementara sisanya yaitu sebesar 145 megawatt itu didatangkan dari Sumatera Utara,” ujar Dodi Budiana.
Meski begitu, pihaknya juga masih mengkhawatirkan terjadinya gangguan alam sehingga pasokan listrik ke rumah-rumah warga bisa terganggu sewaktu-waktu. Dia mencontohkan seperti pohon tumbang yang menimpa jaringan instalasi listrik atau hujan ekstrim disertai guntur dan kilat.
“Pemadaman yang terjadi secara tiba-tiba itu karena kondisi yang tidak pernah kita duga, bukan karena masalah di pembangkit PLN. Tapi harapan kita selama Ramadan dan jelang lebaran Idul Fitri ini aman terkendali,” ujar Dodi Budiana.
Sementara itu, Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin dalam kunjungannya berharap agar PLN (persero) agar dapat memberikan pelayanan terbaik selama akhir Ramadan dan menjelang lebaran Idul Fitri. Menurutnya, saat ini masyarakat Aceh masih mengeluh karena terjadinya pemadaman listrik selama Ramadan ini.
“Begitu juga dari hasil pertemuan tadi, katanya menjelang Idul Fitri ini PLTU Nagan Raya, yaitu Nagan 2 segera beroperasi demi mencukupi kebutuhan listrik terhadap masyarakat,” ujar Tgk Muharuddin.[]



