JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) H Dahlan Jamaluddin melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian,, Rabu malam, 12 Agustus 2020 di rumah dinas Mendagri di Jakarta.
Saat menerima kunjungan Ketua DPRA, Tito Karnavian mengenakan kopiah Aceh. Dalam pertemuan itu Dahlan menyampaikan sejumlah fakta faktual terkini di daerah Aceh, mulai dari perkembangan Covid-19 di Aceh, kelembagaan DPRA, hingga soal refocusing anggaran.
Usai pertemuan, Dahlan mengatakan Mendagri sangat serius memperhatikan perkembangan Aceh. Namun, Dahlan tidak bercerita banyak mengenai ihwal pertemuannya dengan Mendagri Tito. Namun ia menjelaskan beberapa poin penting yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
“Yaitu terutama berkaitan dengan kelembagaan DPR Aceh yang semakin kuat dan kompak dalam mengemban amanah rakyat Aceh. Selain itu, juga kita sampaikan kondisi terkini menganai perkembangan Covid-19 di Aceh termasuk soal refocusing anggarannya,” kata Dahlan, Kamis, 13 Agustus 2020.
Dahlan juga membenarkan bahwa ia menyampaikan sejumlah perkembangan terkait dengan tata kelola pemerintahan di Aceh. “Saya kira seperti itu penyamapaian saya. Selain itu, Pak Tito juga akan berkunjung ke Aceh dalam dua minggu ke depan, dengan agenda melihat kesiapan pemerintah dan masyarakat Aceh menghadapi Covid-19,” tambah Dahlan.
Sebelumnya dalam kesempatan yang berbeda, Dahlan juga bertemu dengan Anggota Dr. Muhammad Kadafi putra Aceh anggota DPR RI dari Lampung. Mereka membahas perkembangan masa depan Aceh, terutama berkenaan generasi muda masa depan Aceh. “Bagaimana kita memantik generasi milenial Aceh agar berjiwa responsif dan progresif,” kata Kadafi.
Pada kesempatan itu, Dahlan juga meminta Kadafi untuk mendorong agar memperlancar rancangan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh-Sumut pada 2024 mendatang. Kadafi menyambut baik, dan menyatakan akan terus mengikuti perkembangan rencana penyelenggaraan PON di Aceh. “Pastilah saya membantu mendorong agar pelaksanaan PON berlangsung dengan baik di Aceh-Sumut,” katanya.[rilis]



