LHOKSUKON – Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat, mengatakan banyak pihak yang mempertanyakan kepada dirinya terkait Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI di Lhoksukon, Ahad, 2 Oktober 2022, yang dinilai terkesan tertutup. Dalam Muskab itu, Tantawi, Anggota DPRA Daerah Pemilihan Aceh Utara dan Lhokseumawe, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara periode 2022-2027.
“Banyak yang mempertanyakan. Kami dapat sampaikan bahwa secara pribadi maupun lembaga tidak menerima pemberitahuan maupun undangan apapun terkait kegiatan Musyawarah Kabupaten PMI Aceh Utara tersebut,” kata Arafat kepada portalsatu.com/ via WhatsApp, Senin, 3 Oktober 2022, malam.
Menurut Arafat, apabila prinsip penetapan maupun pemilihan Ketua PMI Aceh Utara tersebut sudah sesuai dengan AD/ART maupun Peraturan Organisasi, “tentu kami menyampaikan selamat bertugas Ketua PMI yang baru terpilih. Kalau memang belum sesuai mungkin ada yang perlu dikaji kembali”.
“Tapi sepengetahuan saya, kalau kepengurusan belum mendapat pengesahan dari PMI Pusat, maka demisioner masih menjadi pemimpin di organisasi sosial tersebut,” ucap Arafat.
“Mudah-mudahan pemilihan Ketua PMI yang digelar di hari libur, Minggu kemarin, sudah sesuai dengan kaidah organisasi PMI, supaya ke depan juga bisa bersinergi lebih baik demi keberlangsungan organisasi PMI,” pungkas Ketua DPRK Aceh Utara.
Ketua Panitia Muskab PMI Aceh Utara, Yafitzam Yusuf, dikonfirmasi portalsatu.com/ melalui telepon, Selasa (4/10), mengatakan pihaknya turut mengundang Ketua DPRK Aceh Utara untuk menghadiri kegiatan tersebut.
“Ketua DPRK kita undang, semua unsur Forkopimda kita undang. Malah kita berkepentingan dengan Ketua DPRK, tidak mungkin tidak kita undang, karena organisasi kemanusian ini perlu dengan DPRK,” tutur Yafitzam.
Yafitzam mengaku tidak tahu jika surat undangan dari pihaknya tak sampai kepada Ketua DPRK. “Mekanismenya kita kirim undangan ke DPRK, mungkin di situ (yang menerima) Satpam, nanti dia masukkan ke Bagian Umum (Sekretariat DPRK). Apakah Bagian Umum atau segala macam ada memasukkan ke ruangan Ketua DPRK, itu kami tidak paham,” ujarnya.
Menurut Yafitzam, unsur Forkopimda lain hadir dalam Muskab PMI itu. “Ada mewakili Kapolres, mewakili Dandim, mewakili MPU, termasuk dinas terkait yang ada hubungannya dengan kerja-kerja kemanusian ini kita undang semua,” ucap mantan Anggota DPRK Aceh Utara ini.
“Pak Pj. Bupati (Azwardi) hadir langsung membuka (Muskab PMI). Sebenarnya kegiatan itu akan kita laksanakan pada 6 Oktober, cuma karena Pak Pj. Bupati ada kegiatan yang lain, beliau minta hari Minggu, 2 Oktober, sehingga kami harus buru-burulah untuk mempersiapkan itu, walaupun semua undangan segala macam sudah kita kirimkan,” kata Yafitzam.
Yafitzam menambahkan Tantawi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PMI Aceh Utara periode 2022-2027 dalam Muskab itu. “Sudah sesuai mekanisme AD/ART,” ucapnya.
Tantawi terpilih menjadi Ketua PMI Aceh Utara menggantikan ketua periode sebelumnya, Muhammad Thaib, yang telah berakhir masa jabatannya pada 23 Mei 2022.[](red)





