LHOKSEUMAWE – Ketua Koaliasi Barisan Guru Bersatu (Kobar-GB) Aceh, Sayuthi Aulia, meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Dr. Zainoel Abidin (RSUZA), Banda Aceh, Kamis, 6 September 2018, sekitar pukul 10.30 WIB. Jenazahnya dibawa pulang ke rumah duka di Matang Geulumpang Dua, Peusangan, Bireuen.

“Tadi saya dapat kabar dari grup WhatsApp Kobar-GB, bahwa Pak Sayuthi Aulia meninggal dunia di RSUZA, Banda Aceh, pukul 10.30 WIB. Beliau sudah lama sakit dan pernah berobat ke Penang, Malaysia,” ujar Ketua Kobar-GB Aceh Utara, Yursal, dihubungi portalsatu.com/, Kamis siang.

Mengutip keterangan Sekretaris Kobar-GB Aceh, Husniati Bantasyam, Yursal mengatakan, trombosit Sayuthi Aulia terlalu rendah. “Mungkin ada hal-hal lainnya juga yang mengakibatkan kesehatan beliau drop sejak sebelum (bulan) puasa. Bisa dikatakan selama ini memang rutin di rumah sakit, pulang sebentar berangkat berobat ke Penang. Kemudian pulang ke rumah dan masuk lagi rumah sakit sudah sebulan lebih,” ungkap Yursal.

Kabar meninggalnya Ketua Kobar-GB Aceh itu sudah disebarkan oleh Yursal melalui jejaring sosial Facebook. “Beliau meninggalkan seorang istri dan tiga putra, dua sudah sarjana, sementara yang bungsu masih SMA. Jenazah diberangkatkan dari Banda Aceh pukul 13.00 WIB menuju Matang Geulumpang Dua, rencana dimakamkan di situ. Kami dari Kobar-GB Aceh Utara akan ke rumah duka pukul 17.00 WIB,” pungkas Yursal.

Selama menjabat Ketua Kobar-GB Aceh, Sayuthi Aulia, selalu tampil di garda depan dalam memperjuangkan hak-hak guru di Serambi Mekkah ini.[]