SUBULUSSALAM – Ketua Komisi A DPR Kota Subulussalam, Syahrizal Putra Chaniago mengajak semua pihak untuk tidak saling menuding dan menyalahkan terkait musibah yang melanda masyarakat Cepu Indah, Kampung Subulussalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Kamis kemarin.
“Sekarang bukan saatnya kita berlomba-lomba untuk saling menuding dan menyalahkan, mari kita berlomba-lomba membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah baik yang kemarin di Sultan Daulat maupun di Simpang Kiri,” kata Syahrizal Putra Chaniago dalam siaran pers yang dikirim kepada portalsatu.com, Jumat, 14 Oktober 2016.
Ia yakin dan percaya bahwa para petugas di bawah naungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tidak menginginkan terjadinya kebakaran, namun musibah datang kemarin itu diduga akibat terjadinya arus pendek jaringan listrik.
“Kalau memang kita tarik permasalahan awalnya pasti banyak yang terlibat dalam hal ini,” tambahnya.
Syarizal mencontohkan apa yang disampaikan Kepala Kampung Subulussalam Timur, Golak bahwa penyebab terjadinya kebakaran ini diduga adanya arus pendek. Mungkin ada pemasangan jaringan listrik kurang maksimal atau ada hal-hal yang menyebabkan terjadinya percikan api.
“Kenapa harus pemadam kebakaran yang harus disalahkan, mereka itu juga manusia sama seperti kita. Saya yakin dan percaya mereka juga tidak mau saudara-saudara mereka tertimpa musibah yang sangat memilukan itu,” ungkap politisi PAN ini.
Menurutnya, jika pun Kepala BPBD Kota Subulussalam, Nesal Putra dicopot dari jabatannya, maka pengganti yang ditunjuk harus betul-betul mampu memperbaiki kinerja di instansi tersebut.
“Ilmu yang paling mahal di dunia adalah belajar dari kesalahan, jika terdapat kesalahan terhadap mereka, mari kita beri masukan untuk perbaikan kinerja BPBD ke depan,” katanya.[]
Laporan Dirman Bakongan



