BANDA ACEH – Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Agus Mulyono Herlambang, melantik Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Provinsi Aceh periode 2018-2020, di Aula Kantor Wali Kota Banda Aceh, Jumat, 5 Oktober 2018, malam.

Pengurus dilantik itu yakni Ketua Umum Badan Pengurus Harian (BPH) PKC PMII Aceh, Ruslan, Ketua I Mustakim, Ketua II Dafid Suryadi, Ketua III Hendriansyah. Sekretaris Umum, Afzalun Zikri, Sekretaris I, Muhammad Taufiq, Sekretaris II, Riski Maulidani, Sekretaris III, Alfata dan Bendahara Umum, Akmaluddin. Sedangkan struktur pengurus Korps PMII Putri terdiri dari Ketua Umum, Devi Wahyuni, Sekretaris Umum, Fajarina dan Bendahara Umum, Fajrina.

Turut hadir para Gerakan Pemuda Ansor, KNPI dan kader PMII se-Aceh,  organisasi kepemudaan (OKP) serta sejumlah pejabat Pemerintahan Aceh dan Pemko Banda Aceh.

Agus Mulyono Herlambang, mengatakan, PKC PMII Aceh menjadi salah satu pergerakan yang positif dalam pembinanaan cabang dan kader di daerah. Harus mampu membuat suatu inovasi baru untuk ke depan dalam menggerakkan perubahan khususnya bagi generasi muda di Aceh.

“Saya berharap dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, agar ke depan dapat menciptakan kader-kader terbaik di setiap kabupaten/kota di Aceh. Ini penting dilakukan demi membawa daerah jauh lebih maju pada masa yang akan datang,” kata Agus Mulyono.

Agus menambahkan, melalui PMII itu juga diperlukan adanya gerakan dengan mengedepankan kearifan lokal di Aceh dalam menerapkan program-program kerja, dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat dalam segi apapun. Intinya, harus mencetak kader yang unggul, kreativitas dan berkualitas untuk ke depan.

“Maka pengurus yang sudah dilantik ini agar tetap selalu berbenah diri baik dari internal maupun eksternal dalam menjalankan roda organisasi,  hubungan silaturahmi  antarsesama dan berbagai stakeholder lainnya itu merupakan hal utama dan penting untuk dilakukan,” kata Agus Mulyono.

Sementara itu, Ketua Umum PKC PMII Aceh, Ruslan, menyebutkan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Ketum PB PMII Pusat yang telah menyempatkan diri untuk menghadiri kegiatan tersebut.

“Target kita ke depan untuk menciptakan 1.000 kader PMII terbaik khususnya di Provinsi Aceh. Kaderisasi sangat penting dilahirkan supaya  berkesinambungan dalam memajukan organisasi ini hingga seterusnya,” ujar Ruslan usai dilantik.

Ruslan menambahkan, begitu juga dengan masing-masing Pengurus Koordinator Cabang (PKC) untuk bersama-sama melakukan pembenahan dalam kepengurusan. Jika tidak demikian maka jangan harap organisasi ini akan maju.

“Diperlukan semangat yang tinggi dalam membangun dan mengembangkan diri, dan kekompakan merupakan hal utama dalam sebuah organisasi kepemudaan maupun lainnya,” ujar Ruslan.[]