LHOKSEUMAWE – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe menetapkan data pemilih berkelanjutan sampai Oktober 2020 tercatat 130.508 orang. Penetapan dilakukan melalui rapat pleno dan permintaan data pemilih hasil pemutakhiran berkelanjutan 2020, sesuai Surat Edaran KPU RI Nomor: 550/PL.02.1-SD/01/KPU/VII/2020 tanggal 10 Juli 2020.

Ketua KIP Lhokseumawe, Mohammad Tasar, Selasa 10 November 2020 menjelaskan, dari jumlah itu terdapat pemilih laki-laki sebanyak 63.768 orang dan pemilih perempuan berjumlah 66.740 pemilih, yang tersebar di empat kecamatan yakni Kecamatan Banda Sakti, Muara Dua, Muara Satu dan Blang Mangat.

“Jumlah itu berdasarkan hasil pendataan ataupun rekapitulasi sudah dimulai sejak Juni hingga Oktober 2020. Tentunya kita meng-update data setiap bulan hingga akhir 2021 mendatang,” jelasnya.

Mohammad Tasar, kegiatan berkelanjutan menyasar pemilih pemula dengan agenda pendidikan pemilih dan pemutakhiran data pemilih, juga dilakukan berbasis daring di tengah pandemi Covid-19. Pihaknya melihat antusias pemilih pemula meningkat dan itu yang diperlukan, ke depan KIP terus melakukan pemutakhiran serta sosialisasi untuk menarik perhatian mereka.

“Pada dasarnya kita siap melaksanakan Pilkada 2022 untuk pemilihan gubernur/wakil gubernur, wali kota/wakil wali kota. Kita juga mengacu terhadap arahan dari KIP Aceh bagaimana untuk tahapan selanjutnya nanti,” tambahnya.

Sementara untuk anggaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2022 di Lhokseumawe, KIP Lhokseumawe telah mengusulkan anggaran sebesar Rp40 miliar kepada Pemkot Lhokseumawe. Usulan itu sudah disetujui oleh Wali Kota Lhokseumawe, tapi belum diketahui secara pasti berapa jumlah realisasinya dari anggaran yang diusulkan tersebut.[]