MENGGUNAKAN helm biru, jaket dan celana hitam, pria itu memacu sepeda motor bebek yang terlihat masih kinclong. Di belakangnya seorang bocah berseragam sekolah dasar duduk tenang seraya memanggul ransel merah bata. Pria itu adalah Anies Baswedan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang tempo hari dicopot dari jabatannya.

Pencetus Gerakan Mengajar ini kini banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Seperti halnya hari ini, Senin, 1 Agustus 2016, kala pria kelahiran Kuningan, Jawa Barat, ini mengantar putra ketiganya Kaisar Hakam ke sekolah.

Saban harinya, Anies banyak menghabiskan waktu di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta.

“(Sekarang sering) bersama keluarga, bermain sama anak-anak, dan menerima beberapa kolega di kediaman beliau,” kata Sismono La Ode, salah satu kolega Anies yang memosting foto mantan Rektor Universitas Paramadina, melalui inbox kepada portalsatu.com.

Sismono turut mengunggah foto pria kelahiran 7 Mei 1969 tersebut saat mengantarkan anaknya ke sekolah di akun facebooknya, petang tadi.

“Saya sendiri dapat fotonya dari grup WA kami alumni UNY,” ujar Sismono yang mengaku telah dekat dengan Anies sejak di Jogja, sebelum Anies menjabat Rektor Paramadina.

Seperti diketahui, Anies merupakan satu dari 12 menteri yang terkena reshuffle Jilid II di Kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla. Posisinya kini dipercayakan kepada Muhadjir Effendy.

Selain Anies, nasib serupa juga dialami Yuddy Chrisnandi, Marwan Djafar, Bambang Brodjonegoro, Sudirman Said, dan Ignasius Djohan. Dalam reshuffle tersebut, Jokowi juga menggeser Sofyan Djalil dan Luhut Binsar Pandjaitan dari posisi semula. 

Anies yang adalah suami Fery Farhati Ganis ini merupakan cucu pejuang kemerdekaan, Abdurrahman Baswedan. Dia juga yang menginisiasi gerakan Indonesia Mengajar, dan pernah menjadi rektor termuda yang pernah dilantik oleh sebuah perguruan tinggi di Indonesia pada 2007 lalu.

Menjelang pemilihan umum Presiden Indonesia 2014, Anies ikut mencalonkan diri menjadi presiden lewat konvensi Partai Demokrat. Dia kemudian dipercaya menjabat Mendikbud menggantikan Mohd. Nuh pada 27 Oktober 2014.

Di hari terakhirnya menjabat sebagai Mendikbud, Anies turut mengirimkan surat kepada seluruh guru di Indonesia. Surat itu turut diunggahnya di akun fanpage Anies Baswedan.

“Tugas ini telah dicukupkan. Hari ini saya mengakhiri masa tugas selama 20 bulan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mari kita teruskan ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa ini,” tulis Anies.[](bna)