Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaInspirasiKisah Permintaan Terakhir...

Kisah Permintaan Terakhir Mantan Bandar Narkoba Freddy Budiman Sebelum Ditembak Mati

Mantan bandar narkoba, Freddy Budiman, mengungkapkan permintaan terakhir ingin mengucapkan tahlil sebelum ditembak mati. Freddy menjalani hukuman mati di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, 29 Juli 2016.

Permintaan terakhir Freddy itu sebagaimana diungkapkan Ustaz Fatih Karim yang sempat mengisi kajian Islam di Lapas Nusakambangan.

Ustaz Fatih menceritakan, sebelum menjalani hukuman eksekusi mati, Freddy diizinkan mengutarakan permintaan terakhir. Hal yang diminta adalah mengucapkan kalimat tahlil dan berharap matanya tidak ditutup saat ditembak.

‘Tolong izinkan saya, pada saat sebelum ditembak mati mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah’,” ungkap Ustaz Fatih, dikutip dari kanal YouTube Khutbah Muslim, 4 Januari 2022.

“Permintaan kedua, tolong mata yang ditutup kain hitam dibuka matanya, kenapa? ‘Karena saya ingin melihat dosa-dosa saya yang terlalu banyak untuk Indonesia.’ Apa yang terjadi? Enggak dikasih izin. Tapi dimohon-mohon, akhirnya dikasih izin,” imbuhnya.

Sampai akhirnya tiba waktu Freddy Budiman menerima peluru timah yang mengarah ke tubuhnya.

Ustaz Fatih mengatakan kalau Freddy wafat dalam keadaan tersenyum. “Tangan kaki dilepas, digendong, badannya tinggi besar, tapi ringan mas badannya. Kata sipir penjara, badannya ringan, ditaruh di keranda jenazah, wajahnya senyum. Masya Allah, mantan pemakai narkoba, matinya mengucapkan Laa ilaaha Illallah,” ujarnya.

Usai diturunkan, jenazah Freddy difoto oleh salah seorang sipir penjara lalu dikirim ke Ustaz Fatih. Sontak ia terharu dan langsung mengirim doa dari jauh.

“Begitu difoto sama teman saya tadi, sipir penjara, cekrek, ‘Ustadz doakan ustadz, wajahnya Mas Freddy.’ Dikirim. Yaa Allah, saya itu nangis, senyum mas, senyum. Di keningnya ada keringat sebulir-bulir jagung. Seperti kata Rasulullah, seorang yang husnulkhatimah,” pungkasnya.

Wallahu a’lam bishawab.[]Sumber: okezone.com

 

Baca juga: