LHOKSUKON – Salah seorang ulama di Aceh Utara Abon Singgah Mata mengajak rakyat Aceh berpegang pada keyakinan yang sama. Ia mendoakan agar rakyat Aceh mendapat ridha dari Allah.

“Kita hidup di dalam air, dalam arti butuh air untuk minum, bersuci, dan lainnya, tapi jangan sampai mati dalam air,” kata Abon Singgah Mata menamsilkan saat menyampaikan tausiah pada acara memperingati Milad ke-40 GAM di Pante Breuh, Baktya, Aceh Utara, 4 Desember 2016.

Abon Singgah Mata turut berharap agar ke depan masyarakat Aceh tetap bersatu memilih pemimpin yang didukung ulama.

Usai tausiah Abon Singgah Mata, dilanjutkan pembacaan shalawat dan doa bersama dipimpin Abi Fauzan Matang Drien.

Santunan

Pada acara itu, puluhan anak yatim dan piatu mendapat santunan yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua KPA/PA Pase Tgk. Zulkarnaini bin Hamzah atau Tgk Ni, paslon Bupati_Wabup Aceh Utara Muhammad Thaib (Cek Mad)-Fauzi Yusuf (Sidom Peng), paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya-Yusuf Muhammad, Ketua DPRK Aceh Utara Ismail A. Jalil atau Ayah Wa, dan tokoh lainnya.[]