LHOKSEUMAWE – Koperasi Keuramat Jaya Energy (KJE) FC berhasil mengukir prestasi sebagai juara Liga Eksekutif VIII JPFC usai mengalahkan PS Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe dengan skor tipis 1-0 pada partai final, di Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe, Minggu, 12 Juli 2026, sore.

Laga puncak berlangsung sengit dan penuh tensi sejak menit awal. Kedua tim tampil menyerang dengan saling melancarkan serangan berbahaya demi membuka keunggulan.

KJE FC yang diperkuat M. Sanusi, M. Dahlan alias Maklan, dan Uriansyah beberapa kali mengancam gawang PS BI. Namun, penampilan cermat penjaga gawang PS BI, Dedy, membuat peluang-peluang tersebut gagal berbuah gol.

Di sisi lain, PS Bank Indonesia juga tak tinggal diam. Al Banna, Khadafi, Maulizul Akbar, dan rekan-rekannya beberapa kali membangun serangan cepat untuk membongkar pertahanan KJE FC. Tetapi lini belakang dan penampilan apik kiper KJE FC, Raja Selamat, membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin menarik. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-43 ketika wasit Zulfikar menunjuk titik putih setelah kapten PS BI, Al Banna, melakukan handball di dalam kotak penalti.

Kesempatan itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Azril Nabawi. Tendangan penaltinya gagal dibendung kiper Dedy dan membawa KJE FC unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, PS BI meningkatkan serangan demi mencari gol penyeimbang. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun tidak mampu menembus rapatnya pertahanan KJE FC.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan KJE FC. Dalam pertandingan tersebut, wasit mengeluarkan dua kartu kuning kepada pemain PS BI dan satu kartu kuning untuk pemain KJE FC.

Atas kemenangan itu, KJE FC berhak membawa pulang trofi juara Liga Eksekutif VIII JPFC, uang pembinaan sebesar Rp3 juta, serta satu ekor kambing Jantan dewasa. Sementara PS BI Lhokseumawe sebagai runner-up menerima trofi, uang pembinaan Rp2 juta, dan satu ekor kambing Jantan dewasa.
Meski gagal menjadi juara, PS BI tetap membawa pulang penghargaan individu melalui Maulizul Akbar, yang dinobatkan sebagai top skor dan berhak menerima hadiah uang tunai.

Laga final Liga Eksekutif VIII JPFC disaksikan ratusan suporter. Turnamen yang digagas Jurnalis Pase Football Club (JPFC) ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat kebersamaan antarlembaga, instansi pemerintah dan swasta.

Penutupan turnamen dilakukan oleh Ketua KONI Aceh, Saiful Bahri akrab disapa Pon Yahya, didampingi Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, serta dihadiri unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pon Yahya mengapresiasi penyelenggaraan Liga Eksekutif JPFC VIII. Menurutnya, inisiatif para jurnalis yang tergabung dalam JPFC telah menghadirkan wadah positif untuk mempererat hubungan antarlembaga, instansi pemerintah, perusahaan swasta, dan masyarakat di Lhokseumawe maupun Aceh Utara.

Pada kesempatan yang sama, panitia juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah mitra pendukung yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen. Di antaranya, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Perta Arun Gas, PT Pema Global Energy, Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe, Universitas Malikussaleh, SPPG Banda Sakti, PLN Nusantara Power UP Arun, KONI Aceh Utara, PT Pembangunan Lhokseumawe (Perseroda), Karang Taruna Lhokseumawe.

Selanjutnya, Batalyon B Pelopor Polda Aceh, Dinas Kesehatan Lhokseumawe, Dinas Pemadam Kebakaran Lhokseumawe, Polres Lhokseumawe, DLHK Lhokseumawe, Bagian Umum Setdako Lhokseumawe, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, RSUD Cut Meutia, Bank Indonesia Perwakilan Lhokseumawe, Koperasi Keuramat Jaya Energy (KJE), serta Pemerintah Kota Lhokseumawe.[]